Lonjakan Covid-19 di Sinjai, Satu Pasien Diambil Paksa dan Meninggal

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik. /Ashari/AKURATNEWS

AKURATNEWS - Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan kembali bertambah. Dari peningkatan ini, Bumi Panrita Kitta (sebutan Sinjai) dinyatakan berstatus zona orange.

"Iya benar ada penambahan kasus, meski sepuluh hari sebelumnya berstatus zona kuning," kata Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik saat dikonfirmasi Akuratnews.com via telepon, Senin (21/6/2021).

Menurut Emmy, penambahan kasus Covid-19 di Sinjai mulai naik per tanggal 13 Juni 2021 lalu, yang tersebar dibeberapa kecamatan.

Meski demikian kata Emmy, jumlah pasien sembuh, juga mengalami penambahan.

"Sesuai data pertanggal 20 Juni kemarin, yang terkonfirmasi aktif sebanyak 69 orang. Jadi jumlah keseluruhan terkonfirmasi sebanyak 2.924, pasien sembuh 2.833, dan meninggal 22 orang," jelasnya.

Khusus kasus meninggal dunia akibat Covid-19 kata Emmy, ada penambahan 1 orang yang berasal dari Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat.

Meninggalnya pasien Covid-19 ini menjadi sorotan sebelumnya, sebab pasien diambil paksa oleh keluarganya saat masih di rawat di Puskesmas Manipi.

"Seminggu sebelum meninggal di rumahnya, pasien itu diambil paksa oleh keluarganya, meski saat itu masih menjalani perawatan dan ingin dirujuk ke RSUD Sinjai," ungkap mantan Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan RSUD Sinjai ini.

Saat diambil paksa, lanjut Emmy, pihak puskesmas dan petugas pemerintah tidak bisa berbuat banyak, sebab ada ketegangan dan ancaman dari keluarga pasien.

Kendati demikian, pihak kami maupun tim gugus tetap melakukan pemantauan terhadap keluarga pasien yang telah berinteraksi dengan pasien Covid-19 meninggal tersebut.

"Sebagai Satgas Pengendalian Covid-19, kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih disiplin menaati protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir," imbaunya.

Penulis: Ashari

Baca Juga