Peringatan Hari Bumi

LPBI NU Intruksikan Lindungi Bumi dari Sampah

Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) M. Ali Yusuf. (Foto dok. Akuratnews.com)

Jakarta, Akuratnews.com - Akumulasi tumpukan sampah yang menggunung tiap harinya mengundang kekhawatiran makin memburuknya lingkungan di dunia yang mengakibatkan perubahan iklim yang mengerikan di kemudian hari. Dan untuk mencegah makin rusaknya kondisi bumi, diperlukan langkah-langkah strategis pemerintah dan masyarakat dunia untuk bersama-sama menjaga bumi. Terutama saat 'Hari Bumi' yang diperingati setiap tanggal 22 April.

Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) M. Ali Yusuf mengatakan Bumi adalah rumah bagi banyak manusia, dan untuk merayakan Hari Bumi 2019 tentu tidak hanya sebatas seremonial belaka, namun juga perlu memikirkan generasi muda untuk menghadapi perubahan iklim yang mengerikan di masa depan.

"Seringnya menggunakan kemasan plastik salah satu hal yang dianggap sepele namun ternyata akan berdampak merusak lingkungan," Ujar M. Ali Yusuf dalam keterangan pers yang diterima redaksi Akuratnews, Senin, (22/4/2019).

"Untuk mengatasi persoalan sampah, tentu kami sangat berharap adanya kontribusi dan peran aktif semua pihak," Kata Ali.

Sementara itu, Direktur Bank Sampah Nusantara (BSN) LPBI NU Fitria Aryani menyampaikan bahwa persoalan bahaya sampah plastik telah dibahas dalam Komisi Bahtsul Masail Waqi’iyah pada Munas & Konbes NU 2019 di Kota Banjar-Jawa Barat tentang hukum membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik menurut ilmu fiqih.

Hasil dari Munas itu adalah, pertama, haram apabila nyata-nyata atau diduga membahayakan. Kedua makruh apabila kemungkinan kecil membahayakan.

Fitri mengimbau agar masyarakat, terutama warga NU untuk mengindahkan keputusan Munas NU yang berbunyi "penanganan sampah plastik harus memasukkan elemen budaya, sehingga terbangun cara pandang dan perilaku masyarakat terhadap pentingnya menghindarkan diri dari bahaya sampah plastik".

"Bumi yang hijau, udara dan air bersih tentu menjadi cita-cita bersama. Karena itu, untuk mempercepat transisi ke dunia yang lebih bersih, kita perlu mengubah pola tata cara hidup kita menjadi perilaku yang ramah lingkungan. Lindungi Bumi dari kezaliman sampah kita." Tandas Fitri.

"Selamat Hari Bumi, semoga dengan adanya peringatan tahunan ini banyak masyarakat yang sadar dan berbenah bahwa kita haruslah saling menjaga antar sesama baik manusia hewan, tumbuhan, dan alam. Jangan kita sebagai manusia egois, dan menginginkan semua yang ada di bumi ini." Pungkasnya.

Penulis:

Baca Juga