oleh

LSI: Kaum Milenial Tidak Mudah Digiring untuk Kepentingan Politik

Jakarta, Akuratnews.com – Ceruk pemilih milenial yang besar menjadi objek politik tim kampanye masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019. Kaum milenial juga bisa dibilang berpsoses dengan terpaan internet atau media sosial.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Ikraman Masloman menuturkan, kaum milenial dengan mudah mengakses apapun di belahan dunia lain dan apa yang mereka baca mempengaruhi persepsi politik. Hal itu sekaligus bagi kaum milenial, hierarki tradisional hampir tidak menjadi kekuatan untuk membangun persepsi politik mereka.

“Walaupun ceruk mereka besar, mereka tidak mudah digiring secara langsung untuk kepentingan politik,” ujar Ikraman dalam diskusi bertajuk ‘Pilpres 2019, Kemana Arah Pemilih Milenial?’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2018).

Ia mengatakan kaum milenial tertarik kepada sesuatu yang bersifat social movement. Hal tersebut lantaran demokrasi identik dengan kekecewaan bagi kaum milenial.

“Ini menjadi catatan bagi para stakeholder di bidang politik, apalagi tim kampanye calon presiden,” terangnya.

Ikraman lalu menjelaskan ada yang menarik dari survei LSI bahwa untuk mengaproach kelompok milenial, hal terbaik yang harus dilakukan adalah pendekatan hobi. Ketiga hobi yang paling dekat dengan kaum milenial adalah film, musik dan olahraga.

“Kalo gak salah agama nomor enam atau tujuh. Jadi ini saya pikir sudah menjadi panduan bagi pasangan Capres-Cawapres,” pungkasnya. (Ysf)

Komentar

News Feed