Mahalnya Biaya Hidup dan Kegaduhan Politik Harus Menjadi Perhatian Serius Bagi Pemerintah

Jakarta, Akuratnews.com -  Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis ( CBA) Uchok
Sky Khadafi, mengatakan dua persoalan krusial yang belakangan menjadi titik krusial yang dihadapi masyarakat pada akhir-akhir bulan ini adalah biaya hidup yang semakin mahal, yang disebabkan naiknya harga komoditas pangan serta persoalan politik yang semakin kusut, namun sayangnya peran partai politik yang menjadi instrumen penting dalam sistem demokrasi terkesan tidak tampak perannya.

Uchok mengaku, perhatian publik menghadapi persoalan yang belakangan menjadi perhatian masyarakat yakni biaya hidup yang semakin mahal dan persoalan politik yang membuat resah publik.

"Dengan suasana politik yang semakin gaduh, serta biaya hidup yang kian mahal, di sisi lain pemerintah tidak mengurusi persoalan tersebut, seharusnya DPR sebagai perwakilan rakyat melihat kondisi ini sebagai persoalan serius, Jika tidak ada sikap, ancaman perpecahan belah bukan hanya sebagai isapan jempol," kata Uchok kepada Akuratnews.com, Rabu (25/1/2017) .

Dia menyebutkan, partai politik lebih sibuk mempersiapkan Pemilu 2019. Padahal permasalahan serius, seperti ekonomi didepan mata, persoalan defisit anggaran dan utang negara yang semakin besar, sehingga perlu mendapat perhatian yang serius.

"DPR dan Partai Politik sibuk mempersiapkan Pemilu 2019," jelasnya.

Sementara, dia menilai kelompok masyarakat sipil sekarang juga sudah terbelah ada yang pro dan tidak sedikit kontra dengan pemerintah, tetapi pemerintah suara kritik dianggap melawan," tegasnya.

Menurutnya, DPR dan Parpol kembali ke jalurnya sebagai kanal penyampaian aspirasi masyarakat, karena suasana saat ini kebathinan masyarakat mengeluh dengan melambungnya harga komoditas pangan, serta situasi yang gaduh. Seharusnya ditangkap dengan baik oleh Parpol dengan menjadi medium bagi rakyat dalam menyelesaikan persoalan ungkapnya. (Agus)

Penulis:

Baca Juga