Majukan Olahraga Panjat Tebing, Pengda DKI dan EIGER Tanda Tangani MoU

JAKARTA, akuratnews.com - Sebagai olahraga yang mengejutkan di arena Asean Games 2018 karena telah menyumbang sejumlah medali, panjat tebing telah menjadi salah satu olahraga yang sangat diminati masyarakat, terutama para generasi muda yang senang akan tantangan. Melihat potensi yang sangat besar tersebut, EIGER dan Pengurus Daerah (Pengda) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), melakukan nota kesepahaman melalui MoU demi memajukan olahraga panjat tebing di tanah air, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Marketing Communication Section Chief, PT EIGER MPI Hendra Suhendra, mengatakan Sebagai produsen alat olahraga EIGER sangat berkomitmen dalam cabang olahraga panjat tebing dan mendaki gunung. Untuk itu pihaknya juga berkomitmen tinggi terhadap pembinaan para atlit.

"Kami sangat berkomitmen kuat dalam pembinaan para atlit panjat tebing di tanah air. Sebelumnya EIGER telah menandatangani nota kesepahaman dengan Pengda FPTI Sumatera Selatan dan Jawa Timur, dan tahun ini kami bekerjasama dengan FPTI DKI Jakarta," ujarnya di EIGER Flagshipnya Adventure Store Radio Dalam, Jakarta (16/2).

Dalam kesempatan ini juga, Hendra, mengungkapkan bahwa EIGER telah membangun sarana yang selanjutnya digunakan sebagai ajang mencari dan menyeleksi pemanjat tebing DKI yang diharapkan dapat berprestasi di ajang nasional dan internasional.

"Potensi pemanjat di DKI Jakarta sangat besar, dilihat dari peserta yang pada awalnya ditarget sekitar 50 peserta, ternyata antusiasnya sangat besar. Di mana peserta mencapai 116 orang," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum FPTI DKI Jakarta Kurnia Bakti, mengatakan dalam perkembangannya olahraga panjat tebing menjadi olahraga yang terukur. Pada awalnya olahraga tersebut merupakan sekedar olahraga petualangan yang akhirnya menjadi olahraga yang dapat diukur.

"Olahraga panjat tebing bisa terukur kecepatannya, di mana bisa mencapai 6 detik menggunakan gerak kaki dan tangan. Tahun 2000 menjadi lomba di PON. Tahun 2003 baru tercium pemerintah dan hingga kini terus berkembang. Ke depan, kami berharap (seperti sarana dari EIGER), sarana dan prasarana panjat tebing tidak kalah dengan daerah lain," harapnya.

DKI Bangun Sarana Panjat Tebing

Kepala Dinas Pemuda dan olahraga (Kadispora) DKI Jakarta, Ratiyono, mengatakan Pemda DKI sangat mendukung seluruh cabang olahraga, begitu juga dengan olahraga panjat tebing. Terkait dengan panjat tebing dirinya menjelaskan, bahwa Pada DKI di tahun 2019 akan membangun fasilitas panjat tebing di lima wilayah.

"Dalam perencaan, kami dari awal sudah melakukan konsultasi dengan Federasi Panjat Tebing Nasional dan survey bersama. Kami akan bangun 1 fasilitas tingkat internasional dan 5 tingkat nasional. Tentunya kita bangun yang bersertifikat dengan anggaran sekitar Rp50 Milyar, karena kalau ada kejuarana di Jakarta bisa digunakan. September sudah selesai," ungkapnya.

Lebih jauh dirinya memaparkan, dalam pemanfaatannya tentunya Pemda DKI menggandeng FPTI Jakarta, sekolah dan masyarakat yang menyukai olahraga menantang.

"Oleh karena itu keinginannya baik untuk menyalurkan hobi. Sekolah yang ada kita hidupkan lagi, dan akan menyiapkan 50 pelatih bersertifikat," ujarnya.

Dirinya menekankan untuk perbandingan tingkat keberhasilan jangan hanya dari Jawa Timur, tetapi belajar dari negara-negara tetangga yang telah banyak menelurkan atlit berprestasi tingkat internasional.

"Perbandingannya jangan dari Jawa Timur saja, tapi ke Korea dan Singapur, sehingga ada jaminan atlit kita ke depan yang berkelas, prestasinya bagus, reward bisa untuk masa depan. Siapa yang bisa mencapai prestasi itu, gradenya tinggi, ukurannya PON, Asean Games," tandasnya.

Penulis:

Baca Juga