Makin Marak, Bareskrim Segera ‘Sikat’ Iklan Judi Online

AKURATNEWS - Belakangan ini, banyak orang mengadu nasib lewat judi online. Dengan hanya bermodalkan ponsel dan uang puluhan ribu rupiah, banyak yang menjajal peruntungan lewat judi online ini.

Dalam jangka panjang, judi online dapat menyebabkan kecanduan hingga menguras kocek dan membuat pemain berpotensi melakukan tindakan kriminal.

Polisi pun mulai bergerak dan mengancam hukuman pidana bagi para penyelenggara judi online.

"Semua pelanggaran terkait ITE, apakah itu judi online, penipuan online, investasi bodong, yang kaitannya menggunakan jaringan internet, kita tetap proses dan itu ditangani direktorat siber," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan di Jakarta, Selasa (24/5).

"Sudah banyak yang kita ungkap," sambung Brigjen Ahmad.

Iklan judi online juga banyak bertebaran di dunia maya dan media sosial. Bareskrim pun sudah memerintahkan seluruh jajaran kepolisian untuk memberantas iklan judi online ini.

"Sudah ada TR (Telegram) perintah Kabareskrim ke Polda dan jajaran," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo.

Khusus judi online, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) menjerat para pelaku maupun orang yang mendistribusikan muatan perjudian dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga