Mandala Shoji Masih Buron, Lucky Andriani Serahkan Diri

JAKARTA, Akuratnews.com - Berbeda dengan rekannya sesama Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) Mandala Shoji yang hingga kini masih buron, Caleg DPRD DKI Jakarta dari PAN Lucky Andriani memilih menyerahkan diri untuk dieksekusi.

Bersama Mandala, Lucky divonis tiga bulan penjara terkait kasus bagi-bagi kupon umrah dalam sebuah acara kampanye di Pasar Gembrong, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 3 bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider 1 bulan penjara kepada Lucky dan Mandala.

"Lucky ditahan di Rutan Pondok Bambu. Dia datang sendiri ke Kejari Jakarta Pusat," ujar pengacara Lucky, Pitra R Nasution di Jakarta, Selasa (29/1)

Menurut Pitra, Lucky sebetulnya tak menerima putusan tersebut.

"Pihak Lucky kecewa, vonis ini perlu dikritisi. Lucky bukan yg memberi kupon, yang buat Mandala. Tapi Mandala selama ini bilang Lucky yang modalin. Dalam pemeriksaan pun tidak ada satu saksi pun yang bilang Lucky yang bagi-bagi kupon. Lagian acara itu kan nggak jadi dilakukan," tegas Pitra.

Pitra menyebut pihak Kejari Jakarta Pusat tidak dapat menunjukkan penetapan pengadilan yang memerintahkan penahanan Lucky.

"Saya minta penetapan putusan pengadilan. Mana? Kalau ada itu, hari ini kita legowo. Tetapi kan tidak ada," jelasnya.

Ia juga merasa perlu menegaskan jika hingga hari ini Mandala buron alias menjadi DPO Kejari Jakarta Pusat.

"Yang saya dengar dari Bawaslu malah nama Mandala akan diusulkan dicoret dari daftar Caleg," ungkapnya.

Ketua Bawaslu Jakarta Pusat, M Halman Muhdar menyebut, sampai saat ini, Jaksa Gakkumdu Jakarta Pusat sebagai eksekutor putusan inkrach menyebut jika Mandala yang juga host di beberapa acara reality show ini masih dalam proses pencarian.

"Sampai sekarang (Mandala) tidak kooperatif untuk menjalani vonis 3 bulan penjara dan denda 5 juta subsider 1 bulan kurungan, sesuai putusan PN dan banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta," kata Halman seperti dikutip dari Tribunnews.com. (rianz)

Penulis:

Baca Juga