Mantan Komisioner Komnas HAM Ini Tawarkan Wacana Baru Penanggulangan Korupsi

Jakarta, Akuratnews.com - Sebuah wacana baru pencegahan dan penanggulangan korupsi ditawarkan mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Wacana ini nantinya diharapkan mampu memperkuat UU Anti Korupsi yang sudah ada saat ini.

"Nantinya harus ada Undang-undang (UU) Anti Trade Influence. Konsep ini sebenarnya sudah lama, sejak jaman Mesopotamia dulu," ujar Pigai saat berbicara dalam diskusi 'Penyalahgunaan Anggaran Dalam Kampanye' yang digelar Pergerakan Kedaulatan Rakyat' di Jakarta, Sabtu (23/3).

Dijelaskan Pigai, yang dimaksud Trade Influence berawal dari kosa kata 'Trading in Influence' yang berarti ada pihak-pihak yang berupaya memperdagangkan pengaruh.

"Siapa saja yang bisa memperdagangkan pengaruh itu? Pertama, sang pejabat atau pemegang kekuasaan dari tingkat pusat sampai daerah. Kedua, keluarganya dan ketiga, adalah relasi politiknya," beber Pigai.

Dengan adanya UU ini, diharapkan semakin memaksimalkan upaya pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi yang belakangan ini tetap marak terjadi.

Dalam diskusi yang dipandu jurnalis senior Arief Gunawan ini, Pigai juga menyatakan, korupsi dan penyalahgunaan jabatan atau anggaran akan sulit  terungkap jika civil society tak kuat dalam mengontrol.

"Pasalnya pemerintah petahana ini menguasai media mainstream," tandas Pigai.

Penulis: Rianz

Baca Juga