Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di Vonis Empat Tahun Penjara

Jakarta, Akuratnews.com - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari divonis 4 tahun pidana penjara dan wajib membayar denda sebesar Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (16/617).

Hukuman itu lebih ringan ketimbang tuntutan jaksa KPK, yakni 6 tahun penjara serta denda Rp500 juta subsider 6 bulan bui. Siti merupakan terpidana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di Kementrian Kesehatan hingga merugikan negara Rp6,14 miliar.

Ketua Majelis Hakim Ibnu Basuki Widodo, menegaskan Siti terbukti bersalah karena menerima gratifikasi dan menyalahgunakan wewenangnya dalam kegiatan pengadaan alat kesehatan untuk mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) pada Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan (PPMK) Kemenkes periode 2005.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Siti Fadilah Supari telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi," ujar Ibnu saat membacakan amar putusan.

Dalam uraian putusan itu, hakim melihat hal yang memberatkan ialah Siti tetap membantah terlibat dan enggan mengakui perbuatannya. Siti pun dianggap tidak mendukung upaya pemerintah memberantas korupsi.

Adapun pertimbangan yang meringankan, yakni Siti selalu bersikap sopan selama proses persidangan serta tidak pernah dihukum. Siti juga dianggap telah lanjut usia dan pernah berjasa dalam mengatasi wabah flu burung di Tanah Air.

Siti yang kala itu menjabat Menkes dan otomatis mengemban amanat selaku pengguna anggaran (PA) pada kegiatan pencegahan KLB telah melanggar wewenang dengan menerbitkan surat rekomendasi penunjukan langsung (PL), serta meminta pejabat pembuat komitmen (PPK) Mulya A Hasjmy untuk menetapkan PT Indofarma sebagai penyedia barang dan jasa.

Walhasil, Siti pun menerima suap sebesar Rp1,9 miliar yang merupakan imbal jasa dari persetujuan revisi anggaran kegiatan pengadaan alat kesehatan. Suap itu diberikan Direktur Keuangan PT Graha Ismaya Sri Wahyuningsih dalam bentuk Mandiri Traveller Cheque (MTC) senilai Rp500 juta. Siti juga menerima uang Rp1,37 miliar dari Dirut PT Graha Ismaya Masrizal Achmad Syarif melalui Rustam Syarifudin Pakaya. (Fajar)

Penulis:

Baca Juga