Mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bantah Suap Neneng Hassanah Rp10,5 Miliar

Jakarta, Akuratnews.com - Mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto (BTO) membantah telah memberikan suap Rp10,5 miliar kepada mantan Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta.

"Mengenai yang teman-teman media ada pemberitaan Rp10,5 miliar. Sebetulnya waktu saya masih jadi saksi juga, itu sudah saya bantah dalam sidang," kata Toto, usai diperiksa, di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Toto juga membantah ada instruksi dari perusahaan untuk menyuap Neneng Hassanah dalam pengurusan izin pembangunan Meikarta tersebut. "Tidak ada," ujar dia.

Ia juga mengaku sejak Desember 2018 lalu sudah berhenti dari Lippo Cikarang.

"Saya sudah berhenti dari Lippo Cikarang dari Desember tahun lalu. Jadi saya sudah bukan karyawan lagi di PT Lippo," katanya.

Toto pun akan mengikuti proses hukum yang sedang berjalan di KPK dan berjanji akan kooperatif.

"Saya menghargai proses hukum yang sedang berjalan, saya mendukung dan saya akan kooperatif, saya yakin KPK institusi yang independen, kredibel dan juga profesional," kata Toto pula.

Sebelumnya, dalam konstruksi perkara, KPK menyebutkan bahwa tersangka Toto diduga menyetujui setidaknya lima kali pemberian kepada Neneng Hassanah baik dalam bentuk dolar AS dan rupiah dengan total Rp10,5 miliar.

Penulis: Aris
Editor: Redaksi

Baca Juga