Marah Tak Dibelikan HP, Bocah SD Ditemukan Tewas Tenggelam di Waduk

Marah Tak Dibelikan HP, Bocah SD Ditemukan Tewas Tenggelam di Waduk
Korban ditemukan dengan kondisi tak bernyawa

Madiun, Akuratnews.com - Perilaku anak terhadap orangtuanya yang tak patut dicontoh terjadi di Madiun, Jawa Timur. Diduga minggat lantaran tak dibelikan HP oleh orangtuanya, seorang bocah usia SD ditemukan tewas tenggelam di Waduk Dawuhan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Selasa (27/10/2020).

Jasad korban bernama Krisna, 10 tahun, siswa kelas 3 SD, warga Desa Sirapan, Kecamatan Madiun, tersebut ditemukan tim SAR BPBD setempat yang melakukan pencarian, tengah mengambang di perairan bibir waduk.

Sementara, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban berupa, kaos dan celana pendek warna hitam serta sepeda pancal.

Dari pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda mencurigakan pada tubuh korban yang mengarah ke tindak kriminal. Sebab itu, sementara polisi menyimpulkan tewasnya korban akibat tenggelam di waduk.

Menurut tetangga korban yang enggan disebutkan namanya, sehari sebelum tewas korban sempat minta izin sang ayah untuk bermain ke rumah temannya. Sejak pagi itu korban langsung keluar rumah, mengayuh sepeda pancalnya dan tak kembali hingga ditemukan tewas tenggelam.

"Saya dengar sebelum korban tewas, ia sempat minta dibelikan HP kepada orang tuanya. Namun tidak dibelikan lantaran orangtuanya memang tidak mempunyai cukup uang," tutur tetangga korban.

Ditambahkannya, lantaran sampai malam korban tak kunjung batang hidungnya, orangtua korban langsung melaporkan kepada Babinsa setempat.

Petunjuk diketemukannya keberadaan korban, lantaran seorang warga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. Barang-barang itu berada tak jauh dari jasad korban, dan segera melaporkannya kepada pihak berwajib.

Polisi langsung mengamankan barang barang tersebut sebagai barang bukti, guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara, jasad korban dilarikan ke rumah sakit setempat guna pemeriksaan lebih lanjut. (mascuk)

Penulis: Mascuk

Baca Juga