Menata Sidoarjo Lebih Baik

Mas Kelana Berkomitmen Benahi Masalah Pendidikan

Mas Kelana bersama Cendekiawan Muslim, Syekh Dr. Muhammad Fadhil Jaelani Al-Hasani, cucu Syekh Abdul Qadir Jaelani.
Mas Kelana bersama Cendekiawan Muslim, Syekh Dr. Muhammad Fadhil Jaelani Al-Hasani, cucu Syekh Abdul Qadir Jaelani.

Sidoarjo, Akuratnews.com - Kurun waktu tiga tahun ini, sejak Pemerintah Kabupaten/Kota hanya diberi kewenangan mengurusi sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) saja. Realita di Sidoarjo, penanganannya masih menyisahkan banyak persoalan.

Hal itu dikemukakan bakal calon Bupati Sidoarjo 2021-2026 dari PDI-P dan PAN, H. Kelana Aprilianto, akrab disapa Mas Kelana ini dalam sebuah kesempatan.

"Berbagai persoalan yang sempat meresahkan masyarakat Sidoarjo itu, diantaranya, gedung sekolah rusak, kawasan sekolah tergenang, proses PPDB sarat ketidakwajaran, pungli berdalih sumbangan dan sebagainya," ungkap pria berpenampilan 'low profile' ini.

Karenanya, sambung Mas Kelana, kelak masyarakat Sidoarjo menaruh kepercayaan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai bupati, dia berkomitmen membenahi segala permasalahan pendidikan.

Nah, untuk mengetahui apa pemikiran Mas Kelana mengenai pembenahan masalah pendidikan itu, guna menata Sidoarjo lima tahun ke depan menjadi lebih baik? Akuratnews.com mengulas sekilas dalam tulisan seri ke-17 ini.

Dikemukakan Mas Kelana, sesuai amanat UU nomor 20/2003 tentang Sisdiknas, definisi pendidikan adalah usaha sadar dan terencana mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran, agar peserta didik aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

"Bila disimak definisi pendidikan itu, semestinya semua persoalan yang mengakibatkan proses pendidikan terganggu, sedari awal sudah ada tindakan antisipasi. Semisal, gedung sekolah rusak. Kalau terawat, tentu kondisi gedung aman. Begitu pula, kawasan sekolah tergenang. Bila saluran sekitar lancar, mustahil terjadi luapan," tandasnya.

Membenahi masalah pendidikan, menurut pemikiran Mas Kelana, tak sebatas menuntaskan segala persoalan menyangkut sarana dan prasarana, proses PPDB, pungli dan lain-lain itu. Namun, secara menyeluruh yang berkaitan dengan masalah pendidikan.

"Nanti, saya juga akan urus nasib anak putus sekolah dan yang tidak bisa bersekolah. Serta, bagi pelajar berprestasi, baik akademik maupun bertalenta di bidang apapun, meraih predikat juara dan membawa harum nama daerah, saya bakal berikan penghargaan dan beasiswa," pungkas bapak empat anak ini. (Bersambung)

Baca Juga