‘Pas, Jelas dan Berkelas’

Mas Kelana: Kita Segera Bergerak Masif, Menangkan Pilkada!

Mas Kelana dan Bunda Astutik saat mengikuti "Deklarasi Penandatanganan Pakta Integritas Bersama Jaga Pemilu Sehat dan Jurdil" yang digelar Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, bertempat di Fave Hotel, Sidoarjo, Jumat (25/9/2020) lalu.
Mas Kelana dan Bunda Astutik saat mengikuti "Deklarasi Penandatanganan Pakta Integritas Bersama Jaga Pemilu Sehat dan Jurdil" yang digelar Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, bertempat di Fave Hotel, Sidoarjo, Jumat (25/9/2020) lalu.

Sidoarjo, Akuratnews.com - Senin (28/9/2020) besok, nampaknya bakal jadi momentum awal dimulainya gerakan menuju perubahan Sidoarjo.

Pasalnya, pada hari itu, paslonkada yang diusung PDI-P dan PAN, serta didukung enam parpol nonparlemen (Hanura, Perindo, PBB, PKPI, Berkarya dan Gelora Indonesia), juga masyarakat pro-perubahan dari berbagai elemen, H. Kelana Aprilianto (Mas Kelana) - Dwi Astutik (Bunda Astutik) sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2021-2024 bakal ditetapkan secara resmi menjadi peserta pilkada 2020 dengan nomor urut 3 oleh KPU Sidoarjo.

Seusai penetapan, paslonkada berakronim 'Sidoarjo Berkelas', bertagline 'Pas, Jelas dan Berkelas' itu mulai bergerak masif untuk meraih kemenangan pada pilkada, 9 Desember 2020 mendatang.

"Kita dan tim pemenangan yang dimotori H. Masnuh bersama masyarakat pro-perubahan berbagai elemen pendukung 'Sidoarjo Berkelas' segera bergerak masif galang massa," kata Mas Kelana.

Nah, apa tujuan gerakan masif yang bakal dilakukan Mas Kelana itu? Akuratnews.com membeberkannya sekilas dalam tulisan seri ke-103 ini.

Diungkapkan Mas Kelana, guna memenangkan kontestasi politik laga pilkada, dibutuhkan kerja ekstra keras untuk menggalang massa.

"Ya, kita musti berikhtiar optimal, agar kita memperoleh hasil maksimal, "ujarnya.

Meski demikian, lanjut Mas Kelana, dia pun tak menampik, apabila di tengah perjalanan berikhtiar terkadang menjumpai berbagai permasalahan.

"Ya, hal itu biasa terjadi. Justru, semakin banyak ujian yang kita hadapi, membuat seseorang semakin dewasa dan teruji. Kita petik hikmah terbaik di balik ujian itu, tentu ada ilmu dan pengalaman yang kita dapatkan," tuturnya.

Kemudian, Mas Kelana menegaskan, intinya, gerakan masif yang dia lakukan itu, gencar melakukan penggalangan massa.

"Tujuannya, agar kita mampu mendulang suara terbanyak saat pilkada," terangnya. (Bersambung)

Baca Juga