Covid-19, WHO Peringatkan Kaum Milenial

Mas Kelana Minta Jaga Generasi Masa Depan Bangsa

Sidoarjo, Akuratnews.com - Belum lama ini, organisasi kesehatan dunia, WHO mengeluarkan peringatan, agar kaum milenial (usia 15-24 tahun) menjaga diri dan tidak meremehkan sebaran Covid-19.

Pasalnya, jumlah kaum milenial di dunia yang terjangkit virus ini mengalami lonjakan cukup besar.

"Orang-orang muda bukan tak terkalahkan, mereka dapat terinfeksi, mati dan menularkan virus (Covid-19) kepada orang lain," kata Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Peringatan itu, berdasarkan analisis WHO, sejak 24 Februari - 12 Juli 2020, dari 6 juta penduduk dunia terinfeksi Covid-19, terhitung 15 persen kaum milenial, sebelumnya 4,5 persen.

"Terkadang orang muda cenderung mengabaikan (aturan protokol kesehatan) dan kurang waspada, enggan memakai masker dan jaga jarak," ujar analis.

Adanya peringatan dari WHO tersebut, bakal calon Bupati Sidoarjo 2021-2024, H. Kelana Aprilianto, akrab disapa Mas Kelana ini menanggapi positif.

Nah, apa alasan Mas Kelana sepakat dengan peringatan WHO bagi kaum milenial soal sebaran Covid-19 itu? Akuratnews.com memaparkannya sekilas dalam tulisan seri ke-52 ini.

Mas Kelana menuturkan, kaum milenial itu generasi muda yang akan melanjutkan perjalanan masa depan bangsa.

"Mereka perlu dijaga, diperhatikan dan diarahkan, karena mereka penerus masa depan bangsa," terangnya.

Diakui Mas Kelana, semenjak sebaran Covid-19 merebak, sebenarnya kondisi kehidupan kaum milenial terancam.

"Tapi, kalau mereka tak menyepelekan, mau berhati-hati dan waspada, serta patuh aturan protokol kesehatan, kemungkinan besar terjaga, aman dan tidak ada apa-apa," jelasnya.

Oleh sebab itu, sambung Mas Kelana, ketika WHO menyampaikan peringatan pada kaum milenial, dia sependapat.

"Soalnya, peringatan WHO itu, bila didalami, berarti penyelamatan aset bangsa, ya tentu saya sepaham. Apapun alasannya, kaum muda harus diperhatikan, jangan sampai 'dicuekin'," tuturnya. (Bersambung)

Baca Juga