Sukseskan Pilkada, Pilih 3 ‘Sidoarjo Makmur’

Mas Kelana: Tak Cukup ‘Tancap Gas’, Kita ‘Gaspol’!

Sidoarjo, Akuratnews.com - Rupanya, gerakan mesin pemenangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2020 nomor urut 3, diusung PDI Perjuangan dan PAN, serta didukung enam parpol nonparlemen (Hanura, Perindo, PBB, PKPI, Berkarya dan Gelora Indonesia), juga masyarakat pro-perubahan dari berbagai kalangan, H. Kelana Aprilianto (Mas Kelana) - Dwi Astutik (Bunda Astutik) tak cukup 'tancap gas', tapi 'gaspol'.

Hal tersebut, dibuktikan ketika paslonkada berslogan 'Sidoarjo Makmur' itu berkunjung ke Maspion Grup, sebuah perusahaan besar dan terkemuka di Indonesia yang memiliki ratusan ribu pekerja, berlokasi di kawasan Sidoarjo, Jumat (23/10/2020).

Didampingi Ketua Tim Pemenangannya, H. Masnuh, kunjungan Mas Kelana dan Bunda Astutik itu, disambut langsung oleh Bos Maspion Grup, Alim Markus beserta manajemen dan perwakilan serikat pekerja setempat.

"Jadi pemimpin Sidoarjo dibutuhkan komitmen kuat, yakni punya program kerja jelas dan bermanfaat bagi masyarakat. Jika calon pemimpin itu punya komitmen kuat, pasti dipilih masyarakat Sidoarjo," kata pengusaha keturunan Tionghoa ini pada Mas Kelana di ruang kerjanya.

Nah, apa tujuan paslonkada 'Sidoarjo Makmur' berkunjung ke Maspion Grup tersebut? Akuratnews.com membeberkannya sekilas dalam tulisan seri ke-146 ini.

Diungkapkan Mas Kelana, tujuan kunjungan dia ke Maspion Grup, selain bersilaturahmi dengan pihak perusahaan, juga menemui para pekerjanya, terutama mereka yang tercatat sebagai warga Sidoarjo.

"Kita sampaikan sembilan program unggulan 'Sidoarjo Makmur' sama mereka. Ya, kita berharap, mereka bisa beritahu keluarga, kerabat, tetangga dan sahabat mereka, agar mendukung kita," ujarnya.

Kemudian, Mas Kelana menuturkan, sebelumnya, dia juga meminta kepada pihak perusahaan, untuk memberikan kesempatan pekerjanya berpartisipasi sebagai relawan 'Sidoarjo Makmur', serta keleluasaan bagi mereka datang ke TPS pada pilkada, 9 Desember 2020 mendatang.

"Ya, kita mohon dengan sangat pihak manajemen beri kesempatan pekerjanya berpartisipasi jadi relawan kita, sekaligus kelonggaran mereka datang ke TPS saat pilkada," terangnya. (Bersambung)

Baca Juga