Mas Kelana: Tiga kali PSBB Sidoarjo, Kenapa Hasilnya Masih Tinggi?

Bakal calon Bupati Sidoarjo 2021-2026, H. Kelana Aprilianto, akrab disapa Mas Kelana dan peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo.
Bakal calon Bupati Sidoarjo 2021-2026, H. Kelana Aprilianto, akrab disapa Mas Kelana dan peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo.

Sidoarjo, Akuratnews.com - Meski, tiga kali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Sidoarjo diterapkan, akan tetapi jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 masih terbilang tinggi. Semakin hari bukannya mengalami penurunan, justru kian bertambah hingga mencapai 700-an jiwa. Bahkan, akibat virus korona ini, jumlah jiwa yang melayang nyawanya pun lebih banyak, dibanding yang terselamatkan.

Sebagaimana update data peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo yang dikeluarkan Dinas Kesehatan setempat pada 7 Juni 2020, pukul 21.30 wib, terhitung 755 orang terkonfirmasi positif, serta 66 orang meninggal dunia dan 55 orang sembuh.

Melihat kondisi tersebut, mengundang rasa keprihatinan salah seorang bakal calon Bupati Sidoarjo 2021-2026, H. Kelana Aprilianto, akrab disapa Mas Kelana. Dia juga mempertanyakan kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 selama ini.

"Prihatin, karena data peta sebaran Covid-19 dari Dinkes Sidoarjo menunjukkan 700-an warga terjangkit korona. Terlebih, jumlah warga meninggal lebih besar, ketimbang yang sembuh. Setahu saya, selama PSBB I - III, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo gencar menggelar berbagai kegiatan melawan korona, mulai posko check point di jalan raya, merazia pusat kerumunan, semisal, pasar, mal, kafe, warung kopi, dan seterusnya sampai bergeser ke lingkungan RW di desa/kelurahan se-Sidoarjo. Semestinya, target PSBB itu bisa mengurangi sebaran korona, tapi kenapa hasilnya masih tinggi?" kata Mas Kelana pada Akuratnews.com, Minggu (7/6/2020).

Lebih lanjut, Mas Kelana berharap, untuk memutus mata rantai Covid-19 di Sidoarjo, seharusnya pihak Gugus Tugas bertindak lebih serius dan tegas.

"Kalau mereka (Gugus Tugas, red.) mau serius dan tegas, saya yakin sebaran korona bisa diminimalisir, bukan sebaliknya," tandasnya menyayangkan.

Baca Juga