Selangkah Lagi Menuju Pendopo

Mas Kelana: Tim Masih Kita Godok!

Sidoarjo, Akuratnews.com - Jelang penetapan paslon peserta pilkada Sidoarjo 2020 oleh KPU, 23 September 2020 dan memasuki masa kampanye, 26 September - 4 Agustus 2020, tim koalisi 'Guyub Rukun' yang bertugas memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2021-2024, H. Kelana Aprilianto (Mas Kelana) - Dwi Astutik (Bunda Astutik) pada laga pilkada, 9 Desember 2020, masih menggodok nama-nama yang layak masuk tim ini.

Sebagaimana dikemukakan Mas Kelana, pihaknya kini sedang melakukan penggodokan tim koalisi 'Guyub Rukun'. Dia berharap, mereka yang masuk tim ini benar-benar memiliki kemampuan mumpuni.

"Artinya, mereka harus punya loyalitas, dedikasi, militansi dan inovasi, serta bisa kerja tim. Terpenting, mereka mampu meyakinkan dan menggalang massa sebanyak-banyaknya, bukan sekedar pintar beretorika, tapi kerja nol," jelasnya.

Ditambahkan Mas Kelana, mereka yang tergabung tim koalisi 'Guyub Rukun', terutama berasal dari dua parpol pengusung dan enam parpol pendukung.

"Selain itu, perwakilan dari berbagai elemen dan komunitas atau kelompok masyarakat tertentu yang jadi pendukung setia 'Sidoarjo Berkelas' selama ini," ujarnya.

Nah, setelah penggodokan, mereka yang masuk tim koalisi 'Guyub Rukun' ini disahkan. Menurut Mas Kelana, apa langkah awal yang harus mereka kerjakan? Akuratnews.com memaparkannya sekilas dalam tulisan seri ke-90 ini.

Dijelaskan Mas Kelana, intinya, tim pemenangan kandidat pilkada yang baik itu mampu merancang strategi pemenangan sedemikian rupa, tertata rapi dan berjalan lancar.

"Karenanya, saya minta mereka yang masuk dalam tim koalisi 'Guyub Rukun' dapat menjabarkan pernyataan singkat saya itu sebagai landasan menjalankan tugasnya," katanya tersenyum.

Kemudian, Mas Kelana menuturkan, sebelum bergerak, tim koalisi 'Guyub Rukun' harus memiliki acuan dan bahan. Karenanya, mereka perlu mendapatkan bekal berupa pencerahan dari konsultan pemenangan yang telah dia persiapkan.

"Saya undang konsultan pemenangan, dimaksudkan, untuk memberikan pencerahan terhadap tim, agar bisa bergerak sesuai tugas masing-masing," ucapnya. (Bersambung)

Baca Juga