Masjid Jogokariyan yang Saldo Kasnya Selalu Nol Rupiah

Menengok Masjid Jogokariyan yang Saldo Kasnya Selalu Nol Rupiah
Menengok Masjid Jogokariyan yang Saldo Kasnya Selalu Nol Rupiah

1. Masjid ini hanya berlokasi di tanah wakaf 700m2 tapi memiliki tiga lantai dan hanya masjid kampung (bukan masjid jami).

2. Kampung Jogokariyan dulunya bukan basis muslim yang kuat.

3. Takmir mendata statistik kampung sekitar masjid (yang sudah sholat/belum, yang sholat jamaah ke masjid/belum, yang muslim/non muslim, beserta semua anggota keluarganya) untuk pemetaan target dakwah.

4. Takmir masjid berusaha menggembirakan masyarakat dan membuat mereka mau bersujud dengan berbagai cara yang syar'i.

Baca Juga: Anda Diganggu Setan? Jangan Takut, Baca Doa Ini

5. Setelah mereka mau datang ke masjid, harus dibuat nyaman dan diisi dengan taklim-taklim ringan.

6. Takmir tidak boleh memarahi anak-anak yang ramai di masjid, tapi memberikan hadiah makanan ringan kalau tidak ramai dan mengganggu jamaah di masjid.

7. Kas masjid tidak pernah besar bahkan targetnya adalah nol rupiah tiap akhir bulan.

8. Ada sarapan bubur, lontong sayur, susu kedelai, dll tiap minggu ba'da Subuh.

9. Ada 500 - 1000 nasi bungkus tiap ba'da jumat (dana swadaya jamaah).

10. Ada divisi usaha penyewaan kamar penginapan di lantai tiga masjid untuk membayar petugas kebersihan dan tambahan operasional masjid.

11. Tidak ada gaji untuk takmir kecuali petugas kebersihan, karena gaji dari Allah tidak ada maksimalnya, sementara gaji manusia ada minimumnya (UMR).

12. Ada infaq beras (kotak amal khusus beras) untuk disalurkan ke dhuafa', walaupun sekarang isi kotak infaq beras itu berubah jadi uang, karena jamaah malas bawa beras. Bantuan untuk dhuafa' ini diambil di masjid ba'da Subuh.

13. Masjid buka 24 jam dan ada WiFi gratis 24 jam.

Itulah beberapa hal-hal istimewa dari masjid ini, semoga bisa dijadikan contoh untuk para takmir masjid lainnya.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Rianz

Baca Juga