Mata Najwa Edisi ‘PSSI Bisa Apa Jilid 6: Lagi-lagi Begini’ Disebut Aneh dan Ganjil

AKURATNEWS - Baru-baru ini, tayangan Mata Najwa bertajuk 'PSSI Bisa Apa Jilid 6: Lagi-lagi Begini' mengundang pro dan kontra.

Ada yang menduga salah satu saksi yang dihadirkan adalah saksi palsu yang sengaja direkayasa untuk menaikkan rating acara itu. Bahkan ada yang menduga hal itu bentuk ketotolan saksi.

‘’Sepintas memang spekatkuler. Namun, ada yang aneh saja. Ada sesuatu yang ganjil. Jika dia salah satu pelaku jual beli pertandingan seharusnya dia diam dan tinggal menikati hasilnya. Tetapi, ini justru berkoar-koar. Saya kira ini blunder yang paling fatal. Saya merasa ini ada rekayasa,’’ ujar pemerhati sepakbola, Yohanes Adi Kuncahyo di Jakarta, Jumat (5/11).

Bahkan beberapa nitizen juga mengungkapkan kejanggalannya. Ada intrik sesama pelaku dan memakai media buat memancing huru-hara.

‘’Saya menduga ini rebutan terkait hak siar soal Liga 1 dan 2. Sekarang kan hak siar Liga 1 dan 2 kan jatuh ke salah satu stasiun televisi. Mata Najwa kan di televisi lain yang saya kira juga ingin memegang hak siar liga,’’ imbuh pengamat sepakbola lain yang tidak mau disebutkan namanya.

Untuk diketahui, terkait dengan keterangan palsu, dulu pernah ada kasus di mana seorang narasumber di televisi ternyata memberikan keterangan palsu. Peristiwa itu terjadi  di 2010 dan sang narasumber akhirnya ditangkap polisi.

“Dahulu pernah terjadi, seseorang bercerita tentang dirinya mafia kasus di kepolisian dan mengaku sering keluar masuk Mabes Polri. Ternyata setelah itu dia ditangkap dan diperiksa ternyata memang rekayasa,” tutur pengamat itu.

Menurutnya apa yang dilakukan PSSI untuk membawa kasus ini ke polisi agar kasus ini makin benderang layak didukung. Dengan membawa kasus ini ke polisi semua pihak yang terlibat bisa dimintai keterangan untuk menguak kasus pengaturan skor itu hingga ke akar-akarnya.

Seperti diketahui, PSSI berencana melakukan gugatan hukum untuk mendapatkan identitas wasit Liga 1 yang mengaku terlibat pengaturan skor. Rencana gugatan hukum itu akan dilayangkan terhadap program Mata Najwa yang mengundang wasit terkait, tetapi menolak untuk mengungkap identitasnya.

Tayangan Mata Najwa yang disiarkan pada Rabu (3/11) mengangkat tema 'PSSI Bisa Apa Jilid 6: Lagi-lagi Begini' ini dipandu jurnalis Najwa Shihab dengan mengundang beberapa narasumber, termasuk seseorang yang menyebut dirinya wasit Liga 1.

Wasit yang disebut 'Mr Y' itu mengaku terlibat dalam pengaturan dua pertandingan di Liga 1 2021-2022. Mr. Y menjelaskan bahwa dirinya baru memimpin Liga 1 pada musim 2021-2022.

Ketua Komite Wasit PSSI, Ahmad Riyadh mengatakan pihaknya akan membawa hal ini ke ranah hukum karena program Mata Najwa menolak memberitahukan identitas wasit tersebut kepada PSSI.

"Saya akan melapor atau menggugat ke pengadilan bahwa Mata Najwa mempunyai data orang yang diduga merusak dan mengaku dirinya mengatur pertandingan. Kalau memang mau berniat membantu PSSI untuk menegakkan aturan, seharusnya mereka membuka," ujar Ahmad Riyadh.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga