Mau Tahu Modus Mafia Tanah dan Peradilan Kota Malang Keruk Harta, Ini Caranya..

AKURATNEWS - Sejumlah rumah, ruko dan bangunan milik dua dokter kakak beradik, dr Gina Gratiana dan dr Gladys Adipranoto di Jl Pahlawan Trip Blok B 6, B 7, dan B 27, Oro-oro Dowo, Klojen, Kota Malang serta beberapa ruko dan bangunan milik Dr FM Valentina dilelang tanpa pemberitahuan. Hal ini diduga sarat dengan praktik mafia peradilan dan mafia tanah.

Indikasi ini terlihat dari pelaksanaan amar putusan Peninjauan Kembali (PK) No 598 Tahun 2016 sangat-sangat dipaksakan. Salah satunya, putusan menghukum untuk membagi harta bersama selama perkawinan (marital beslag) dibelokkan menjadi sita jaminan (conservatoir beslag).

Indikasi ini juga diperkuat dengan munculnya pemblokiran sertifikat milik keluarga dokter tersebut ke kantor BPN Kota Malang sejak 5 September 2013 silam oleh pihak lain tanpa sepengetahuan mereka.

Hal ini diungkapkan Gladys Adipranoto dan Gina Gratiana yang mendapatkan surat pemblokiran dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) pada tanggal 1 Desember 2021 dan baru diterima pada 1 Januari 2022. Diketahui dalam surat pemberitahuan blokir itu atas permohonan HYA qq LM.

“Ini sudah pasti peran mafia tanah dan mafia peradilan. Punya duit berapa orang ini bisa sampai jadi putusan PK sedemikian rupa dan memblokir sertifikat milik orang lain ke BPN,” ungkap Malik Mahardika, Kepala Biro Hukum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Timur, Minggu, 2 Januari 2022.

Bukan tanpa sebab ia mengendus adanya mafia peradilan dan mafia tanah di balik sengketa harta gono-gini tersebut.

Menurut Malik, aroma busuk mafia peradilan dan mafia tanah ini sangat menyengat. Para mafia menggunakan berbagai macam instrumen dalam melancarkan aksinya.

“Tapi yang jelas menggunakan alat hukum dan alat negara untuk melancarkan modus kejahatan mereka,” ujarnya.

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga