Tebar Rasa Aman dan Nyaman di Ramadhan 1422 H

MCMI Fasilitasi Seribu Pengurus Masjid Jabodetabek Terima Vaksin Covid-19

Jakarta, Akuratnews.com - Pandemi Covid-19 belum berakhir, namun bulan suci Ramadhan tahun ini sudah kembali di depan mata.

Walau kondisinya sedikit berbeda dengan tahun lalu, dimana bulan Ramadhan dihadapi dengan wabah Covid-19 yang tengah dahsyat, untuk tahun ini sedikitnya kita bisa bernafas lega dengan hadirnya vaksin Covid-19.

Dan dalam rangka memberi rasa aman, nyaman dan tentram saat beribadah di bulan Ramadhan 1442 Hijriah (2021), Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) memfasilitasi seribu pengurus masjid se Jabodetabek untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

"Syukur Alhamduliilah, kita pengurus masjid diberi kesempatan menerima vaksin hari ini. Ini akan menjadi momentum tersendiri bagi kami para pengurus masjid," ujar Ketua Umum MCMI, Wishnu Dewanto di sela-sela vaksinasi di Balai Besar Pelatihan Kesehatan, Jakarta, Rabu (31/3).

Dijelaskan Wishnu lebih lanjut, momentum tersendiri terkait vaksinasi ini adalah pengurus masjid khususnya dan masyarakat pada umumnya akan semakin tahu jika vaksin mampu menimbulkan imunitas yang bagus.

"Juga sebagai momentum membangkitkan rasa kebersamaan dan toleransi kita. Agar kita bisa secepatnya keluar dari pandemi ini," ucap Wishnu.

Dikatakannya, sekitar seribu pengurus masjid secara bertahap akan menjalani vaksinasi jelang bulan Ramadhan ini. Fungsinya, ditegaskan Wishnu sebagai upaya memberi rasa aman, nyaman dan tentram pada jamaah masji saat beribadah.

"Pengurus kan berhadapan langsung dengan jamaah dalam melayani masyarakat di masjid. Vaksinasi ini akan membuat jamaah tenang dan nyaman saat beribadah di bulan Ramadhan nanti," tegas Wishnu yang didampingi Ketua Satgas Covid-19 MCMI, Didi Apriadi.

Sejumlah pengurus masjid se Jabodetabek saat vaksinasi yang difasilitasi MCMI, Rabu (31/3).

MCMI, lanjut Wishnu juga berharap, adanya vaksinasi ini akan menimbulkan efek positif bagi kehidupan beragama di tanah air.

"Jika pengurus masjid diberi kesetaraaan seperti beberapa instansi dan komunitas dalam hal mendapat vaksin Covid-19, bisa jadi contoh yang tepat bahwa pemerintah tidak anti Islam," pungkas Wishnu.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga