MeBuy Bantu UMKM Sediakan Toko Digital di Masa Pandemi

Jakarta, Akuratnews.com - Walau sejatinya sudah dipersiapkan sebelum pandemi Covid-19 melanda, fitur marketplace MeBuy ternyata relevan dengan kondisi saat ini yang masih dibelit imbas pandemi Covid-19.

Hal di atas adalah sebuah gambaran akan kehadiran MeBuy yang baru saja diluncurkan belum genap sebulan ini. Di saat pandemi ini, banyak masyarakat yang coba bertahan hidup menjadi pengusaha di berbagai bidang. Mulai dari usaha kuliner, busana hingga penyedia jasa.

Kehadiran marketplace MeBuy yang merupakan fitur dari MeMiles ini pun menjadi sebuah kabar gembira bagi pengusaha kecil yang kerap disebut UMKM dalam membangun dan mempertahankan bisnis di masa pandemi Covid-19 ini.

"Kita ingin membantu UMKM di seluruh Indonesia membuka toko digital. Usaha apapun yang ada di seluruh Indonesia bisa dibantu MeBuy. Apalagi saat ini sudah era digitalisasi, maka UMKM pun sudah harus masuk ke digitalisasi," ujar Eva Martini Luisa, Wakil Direktur dan Marketing Executive PT Aku Cinta meMiles (ACM) di Jakarta, Sabtu (23/1).

Secara teknis, Alisha Fianne J Sanger, Project Manager PT ACM menjelaskan, marketplace ini menjual slot iklan secara digital bagi UMKM untuk mempromosikan usahanya tanpa harus menjadi customer MeMiles.

“Syaratnya pun mudah, hanya perlu mengunduh aplikasi meMiles dan masuk ke fitur MeBuy lalu mendaftar secara gratis dan hanya perlu membayar Rp100 ribu untuk beriklan selama sebulan," jelas Carla.

Bagi hasil antara pengusaha dan PT ACM pun ditentukan sendiri oleh pengusaha. Besarannya mulai dari 0,1 persen hingga jumlah yang tak terbatas.

MeBuy pun punya kelebihan tersendiri dari marketplace lainnya. Tidak hanya penjual saja, pembeli juga berhak mendapat reward yang nantinya bisa digunakan untuk menebus barang-barang yang dibutuhkan buat membangun usahanya.

"Bahkan hingga reward kendaraan, barang elektronik hingga sembako,” ujar Carla lagi.

Promosi produk-produk yang ditawarkan MeBuy pun akan disokong MeTV yang akan mempromosikan produknya secara langsung.

“Penjual bisa berpromosi berupa video yang kita siapkan. Mulai dari pengolahan hingga hasilnya dan bisa disaksikan pembeli,” jelas Vasantha, Marketing Board MeBuy.

Program ini sendiri sebenarnya sudah dipersiapkan sejak akhir 2019 dan akan diluncurkan Januari 2020. Namun karena MeMiles sempat tersandung kasus, fitur ini baru diluncurkan Januari 2021 ini.

"Dan situasi pandemi saat ini ikut memicu kami memberi wadah bagi UMKM untuk naik kelas," imbuh Carla.

Bicara soal omset, walau belum genap sebulan diluncurkan, omset MeBuy sudah cukup menunjukkan angka yang signifikan.

"Customer kita sudah 2.853 dengan omset sekitar Rp2 miliar dalam waktu 22 hari," ungkap Carla Maryna, Marketing Board MeBuy.

Pamungkas, Eva Martini menyatakan, customer tak perlu ragu akan keamanan marketplace ini.

"Dari segi legalitas kita sudah punya dan tak perlu diragukan lagi. Legalitas marketplace kami sudah terdaftar," pungkas Eva.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga