Menunggu Komitmen Kabupaten/Kota

Melarang Iklan, Promosi dan Sponsor Rokok demi Melindungi Anak Indonesia

webinar bertema “Kota Layak Anak Tanpa Iklan Promosi Sponsor Rokok Untuk Mendukung Target Penurunan Perokok Anak Dalam RPJMN 2020-2024”

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, MA, telah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta untuk melarang iklan rokok melalui revisi Perda Nomor 2 tahun 2015  tentang Penyelenggaraan Reklame. Begitu pula Walikota Sawahlunto, Deri Asta, juga sudah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sawahlunto untuk melindungi anak dari paparan iklan rokok melalui penguatan revisi Perda terkait  KTR. Dalam revisi tersebut akan dimasukkan pasal terkait pelarangan iklan rokok.

Tentunya tidak hanya Kota Yogyakarta dan Sawahlunto. Masih banyak kabupaten/kota lainnya di seluruh Indonesia yang juga ingin melindungi warganya dari paparan asap rokok dan dari paparan iklan, promosi dan sponsor rokok, namun terkendala belum adanya regulasi.

Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Ir. Agustina Erni M.Sc, sangat mengapresiasi kabupaten/kota yang berkomitmen membuat regulasi yang kuat melarang iklan, promosi dan sponsor rokok untuk melindung anak.

"Kita harus terus mendorong daerah-daerah lain untuk juga bisa menerapkan kawasan tanpa rokok (KTR). Dengan anak Indonesia terlindungi dari rokok dan iklan, promosi dan sponsor rokok kita berharap jumlah perokok anak bisa turun menjadi 8,7 persen pada 2024 sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024," kata Erni.

Apa yang menjadi harapan Lisda Sundari dan Agustina Erni semoga tidak hanya menjadi sekedar harapan. Kita tentunya sangat menunggu ada lebih banyak lagi kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang akan berkomitmen menerapkan KTR serta membuat regulasi melarang iklan, promosi dan sponsor rokok untuk melindungi anak. Karena anak-anak adalah anugerah Tuhan yang Maha Kuasa, mereka adalah tunas bangsa dan generasi penerus yang harus dilindungi.  Di tangan merekalah kelak nasib bangsa ini diletakkan.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis:

Baca Juga