Menangkan Dua Perusahaan Pada Tender Siluman, Kabag ULP di Demo AMLM

AMLM saat melakukan aksi Demonstrasi di Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Muna Barat Sultra (6/10/2021)./Zainal/AKURATNEWS
AMLM saat melakukan aksi Demonstrasi di Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Muna Barat Sultra (6/10/2021)./Zainal/AKURATNEWS

AKURATNEWS - Diduga karena memenangkan dua perusahaan pada tender Siluman atau tanpa melalui prosedur yang jelas, Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Muna Barat (Mubar) Sultra yang dipimpin oleh Kadir itu, di demo di Kantornya di Bumi Pradja Laoworo oleh sekelompok masyarakat yang mengatas namakan dirinya Aliansi Mahasiswa Laworo Menggugat (AMLM), pada Rabu (6/10/2021).

Dalam aksinya AMLM melalui Koordinator lapangannya, Ikmal mengatakan dua perusahaan yang dimenangkan oleh ULP itu adalah CV.AJ milik JB dan CV. GQM milik FQH tanpa mengikuti pembuktian kualifikasi langsung di menangkan untuk mengerjakan proyek.

" Dua perusahaan itu milik Pokja yang dimenangkan tender secara fiktif pada tahun 2020 tanpa mengikuti pembuktian kualifikasi. Anehnya banyak kontrak yang dicetak dan dilaksanakan melalui proses pelelangan yang tidak diketahui," Ungkapnya seraya mengatakan jika laman Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE) di Mubar lima bulan terakhir dari Oktober 2021 ini tak dapat diakses.

Mereka pun menduga jika proses lelang yang dilakukan oleh Kantor Kabag ULP Mubar itu telah menyalah gunakan kekuasaan dan mensinyalir pelaksanaan lelangnya dilakukan di luar kantor.

" Pada anggaran tahun 2021 ini CV. AJ ini kembali memenangi tender sebanyak tiga paket dalam pekerjaan proyek pembangunan pasar Kasimpajaya dengan anggaran Rp 3,4 miliar. Disini kami duga ada monopoli itu," Ucapnya.

Dalam proses tender proyek yang pernah dilakukan oleh ULP dan Pokja, kata AMLM bahwa pada tahun 2020 mereka (ULP dan Pokja) memenangkan CV. AJ sebanyak delapan paket proyek, sedangkan CV. GQM sebanyak sembilan paket proyek, tanpa melalui pembuktian kualifikasi. Ditahun 2021 perusahaan itu lagi (CV. AJ) yang dimenangkan oleh lembaga Layanan Pengadaan Pemkab Mubar itu.

Tidak mendapatkan kejelasan di Kantor ULP Mubar, AMLM pun beranjak melakukan aksi Demonya ke Kantor, DPRD Mubar.***

Penulis: Zainal Arifin

Baca Juga