Mendagri, Realisasi APBD Kota Depok Rendah Tangani Covid-19

Mendagri Tito Karnavian usai rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Balai Kota Depok, Jumat,(23/7)
Mendagri Tito Karnavian usai rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Balai Kota Depok, Jumat,(23/7)

AKURATNEWS.COM- Menteri Dalam Negeri  (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bahwa Kota Depok tercatat memiliki realisasi APBD yang rendah untuk penanganan Covid-19 usai melakukan rapat koordinasi di Balai Kota Depok, Jumat (23/7).

"Kota Depok tercatat memiliki realisasi APBD yang rendah untuk penanganan Covid-19 yang hanya digunakan tidak sampai satu persen", ujar Tito di Balai Kota Depok.

Menurut Tito, jangan dipermasalahkan terkait penyaluran Bansos akan tumpang tindih atau penerima bansos dobel. "Itu lebih baik daripada ada warga tidak terima Bansos sama sekali," tuturnya.

Kedatangan Mendagri ke Pemkot Depok, untuk rapat koordinasi terkait percepatan vaksinasi dan pengawasan penyaluran bantuan sosial (Bansos).

"Saya lakukan rapat koordinasi untuk percepatan vaksinasi dan penyaluran Bansos", jelasnya.

Untuk Bansos, lanjut Tito, jangan hanya menunggu bantuan Pemerintah Pusat, jangan takut gunakan anggaran dari APBD.

Sementara, Wali Kota Depok, Mohammad Idris justru mengaku banyak kendala dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Dia menyebut, kendalanya distribusi vaksin ke Kota Depok diberikan bertahap dengan jumlah terbatas,

"Itu hambatannya. Saat ini kami menunggu tambahan kouta vial vaksin dari Pemerintah Pusat, sehingga kami dapat dengan cepat memenuhi target", ujar Idris.

Saat ini, kata Idris, warga yang di vaksin baru 269.431 atau 17 persen. Saat ini sudah masuk ke tahap ketiga dengan tambahan sasaran masyarakat rentan, umum dan usia anak 12 tahun ke atas.

Idris mengatakan, untuk mencapai target sasaran, diperlukan sekitar 273.385 vial. Dengan asumsi satu vial digunakan untuk 10 dosis. Distribusi vaksin ke Kota Depok dilakukan secara bertahap dengan jumlah tertentu.

Dia mengklaim, Pemkot Depok bersama Polri dan TNI sudah berusaha bergerak cepat menjangkau masyarakat untuk melakukan vaksinasi.

"Saat ini Pemkot Depok akan terus memperluas sarana dan prasarana pelaksanaan vaksinasi masal di berbagai tempat, selain di rumah sakit dan Puskesmas", pukasnya.

Penulis:

Baca Juga