Mendiknas: Jangan Paksa Anak Penuhi Target!

Jakarta, Akuratnews.com - Jika dulu prestasi anak di sekolah kerap diidentikan dengan rankingnya di kelas, kini hal tersebut sudah bukan jamannya lagi.

Tak relevan lagi jika orangtua memaksakan anaknya harus berprestasi akademik saja di bangku sekolah. Banyak hal lain yang bisa diraih anak saat menuntut ilmu di sekolah.

"Sekarang bukan waktunya anak bersaing, saat ini adalah waktunya kerjasama. Kalau orangtua memaksakan untuk berprestasi, itu namanya memaksakan anak untuk bersaing. Jangan paksa anak untuk memenuhi target," ujar Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Muhajir Effendy dihadapan orangtua dan murid SD Muhammadiyah 5 Jakarta yang hadir dalam acara Limauness Fest di Jakarta, Jumat (8/2).

Muhajir yang juga anggota Dewan Pendidikan Tinggi (Dikti) Muhammadiyah ini melanjutkan, tugas orangtua saat ini juga menemukan bakat anaknya.

"Itu ada dibahas dalam Edu Parenting yang kerap diadakan di sekolah-sekolah," ucap Muhajir.

Apa yang diungkapkan Muhajir diamini oleh Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 5,Taufik Noor Wibowo.

Sekolah yang dipimpinnya tak hanya mengacu pada hasil akademis belaka. Pihaknya sangat mengapresiasi semua bakat dari murid-muridnya di luar prestasi akademik.

"Ikon sekolah kita kan school of achivment, kita apresiasi bakat-bakat atau kreativitas murid sekecil apapun. Apalagi sekarang kan kelulusan bukan sekadar dari hasil Ujian Nasional (UN) saja," ujar Taufik.

SD Muhammadiyah 5, lanjutnya, juga selalu rutin menggelar Edu Parenting bagi para orangtua siswanya.

"Kita bahkan pernah menggelar Edu Parenting bertema penyakit kanker. Itu buat ibu-ibu siswa kita. Jadi kita memang berusaha memenuhi semua kebutuhan siswa," paparnya.

Ke depannya, sekolah yang berlokasi di Jl Limau II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini akan melakukan proggres baru di tahun 2019 ini.

"Kita akan terus konsisten pada sekolah ramah anak, dimana tahap awalnya kita fokuskan pada faktor keselamatan anak," ujar Taufik. (rianz)

Penulis:

Baca Juga