Mengapa Bukan Menteri Pertanian yang Pimpin Proyek Lumbung Pangan?

Saat ini, mantan Wali Kota Solo tersebut diketahui menjalin hubungan yang erat dengan Partai Golkar. Ini misalnya terlihat pada hubungannya dengan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto ataupun politisi senior partai beringin lainnya, seperti Luhut Binsar Pandjaitan.

Dengan memburuknya hubungan Presiden Jokowi dengan PDIP dan Megawati Soekarnoputri, bersama dengan Golkar dan Gerindra, sang presiden akan memiliki dukungan 163 kursi, yang mana ini jauh lebih besar dari kursi partai banteng yang hanya berjumlah 128 kursi.

Artinya, Luhut, Airlangga, dan Prabowo dapat membantu Presiden Jokowi dalam meredam atau mengimbangi pengaruh politik Megawati, PDIP, ataupun pihak lainnya yang ingin mengintervensi kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut.

Akan tetapi, penjelasan ini tentunya hanya dapat dipahami sebagai kemungkinan atau probabilitas semata. Hanya Presiden Jokowi dan pihak-pihak terkait yang benar-benar mengetahui alasan di balik mengapa Prabowo yang ditunjuk sebagai pemimpin food estate.

Kita berharap saja bahwa swasembada pangan seperti yang terjadi di era Order Baru dapat teraktualisasi di bawah komando Menhan Prabowo. Menarik untuk ditunggu kelanjutannya.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Redaksi

Baca Juga