Mengenal Layanan Uji Kuantitatif Serologi, Yuk.. Segera Cek Kadar Imun Tubuhmu

Purwakarta, Akuratnews.com - Mendengar nama uji kuantitatif serologi, masyarakat belum terlalu familiar. Sebenarnya apa sih uji kuantitatif serologi atau yang kerap disebut Tes Serologi Kuantitatif?

Dokter spesialis Patologi dari Siloam Hospitals Purwakarta, dr Adrian Suhendra, Sp.PK. menjelaskan, uji serologi kuantitatif merupakan cara medis melalui pengambilan sampel darah yang berfungsi guna mengidentifikasi patogen di dalam tubuh manusia.

"Tujuannya untuk mengetahui dan melihat respon kekebalan tubuh seseorang atau antibodi dari seseorang yang telah mendapatkan suntik vaksin Covid-19," tutur Adrian saat diskusi melalui kanal live Instagram Siloam Hospitals Purwakarta, Sabtu (6/3).

Adrian menjelaskan, uji kuantitatif serologi dilakukan pada laboratorium khusus Serologi yang bertujuan membaca hasil pemeriksaan secara kuantitatif. Wujudnya adalah jumlah titer antibodi yang ada di dalam darah.

"Uji tes ini berbeda dengan rapid tes serologi sebelumnya, metode kualitatif, yaitu menunjukkan apakah hasil tes reaktif atau non reaktif. Intinya adalah metode serologi kuantitatif berfungsi untuk mengecek imun tubuh paska vaksinasi," ungkap Adrian.

Tes kuantitatif serologi menggunakan immunoassay untuk menentukan nilai kuantitatif titer antibodi terhadap protein Spike-Receptor Binding Domain (S-RBD) Covid-19 dalam darah manusia. Metode ini akan membantu memberikan hasil nilai antibodi seseorang secara akurat sehingga pasien bisa mengetahui bagaimana respons imun tubuhnya terhadap Covid-19.

Tes ini termasuk jenis tes imunologi yang bersifat mengavaluasi titer antibodi Covid-19 dalam tubuh seseorang baik itu pascavaksin Covid-19 maupun kondisi setelah terpapar Covid-19. Karenanya tes kuantitatif serologi berbeda dengan tes kualitatif serologi pada umumnya.

Tes kualitatif serologi bertujuan untuk skrining Covid-19, sementara tes kuantitatif serologi bertujuan mengetahui titer antibodi seseorang terhadap Covid-19 yang ditunjukkan dengan satuan u/mL.

Selain itu, tes kuantitatif antibodi juga berguna dalam menilai respons imun humoral seseorang yaitu antibodi terhadap Covid-19 baik pada penyintas Covid-19 maupun pada individu penerima vaksin. Dalam prosesnya, pengumpulan sampel tes kuantitatif serologi diambil dari darah vena dengan waktu proses pemeriksaan adalah sekitar 120 menit.

Diskusi di kanal live Instagram Siloam Hospitals Purwakarta, Sabtu (6/3).

Pada penerapannya, tes serologi kuantitatif ini ada memiliki tiga kegunaan, yaitu:

1. Bagi yang telah vaksinasi Covid-19, dapat mengetahui apakah tubuh sudah memiliki imun atau belum memiliki antibodi Covid-19.

2. Bagi penyintas Covid-19 bisa mengetahui apakah serologinya dapat memproteksi dirinya atau masih bisa terkena kembali.

3. Terapi plasma konvaselen, yaitu sebagai pendonor (orang yang sembuh dari Covid-19 dan sudah di uji dengan hasil negatif) bagi penderita/pasien Covid-19.

Diakhir sesi penjelasannya, dr. Adrian Suhendra, Sp.PK. mengatakan bahwa tes serologi kuantitatif pada umumnya bisa dilakukan secara berkala dan direkomendasikan untuk pasien yang sudah di vaksinasi setelah periode 14 hingga 60 hari dari penyuntikan vaksin tahap ke dua.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga