Menhan Apresiasi Buku ‘Kepemimpinan Nusantara’ Karya Guru Besar Unhan

Bogor, Akuratnews.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menghadiri sekaligus menjadi Keynote Speech pada acara peluncuran buku “Kepemimpinan Nusantara (Archipelago Leadership)” hasil karya tulis Guru Besar Universitas Pertahanan (Unhan) Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio.

Peluncuran buku Kepemimpinan Nusantara (Archipelago Leadership) yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Kampus Bela Negara Universitas Pertahanan (Unhan) Sentul, Bogor, Jumat (22/02/2019) turut dihadiri oleh Rektor Unhan Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP, dan seluruh pejabat serta mahasiswa Unhan.

Menhan Ryamizard Ryacudu Mengucapkan selamat kepada Laksamana TNI (Purn) Marsetio yang telah meluncurkan buku yang sangat penting bagi calon pemimpin masa depan.

"Saya mengucapkan selamat kepada Laksamana Purnawirawan Marsetio atas peluncuran buku Kepemimpinan Nusantara. Sebuah buku yang sangat relevan dan penting untuk dijadikan referensi dalam upaya kita mebentuk kader-kader pemimpin nusantara ditengah derasnya dinamika perkembangan lingkungan strategis yang semakin kompleks dan sulit di prediksi," kata Ryamizard.

Ia menuturkan, Marsekal Marsetio terkenal sebagai pemimpin dan seorang cendekiawan TNI, dimana dalam darahnya mengalir perpaduan yang harmonis dan seorang praktisi sekaligus sebagai akademisi.

"Beliau pernah menjadi pemimpin tertinggi di TNI Angkatan Laut sekaligus guru besar di lingkungan akademi. Ini adalah perpaduan dan kombinasi yang sempurna untuk menjadi seorang penulis yang baik, berkelas, berpengalaman," tuturnya.

"(Pernah) di lapangan, digabungkan dengan teori kepemimpinan yang dipelajarinya menjadikan buku ini semakin penting untuk diambil intisarinya bagi generasi muda Indonesia di era millenial ini," tambahnya.

Atas diterbitkan buku ini, Menhan berharap generasi pemimpin masa depan akan dapat mengambil nilai-nilai kesejatian seorang Pemimpin yang berkarakter.

"Saya berharap bagi yang membacanya akan ikut menghayati akan nilai-nilai kesejatian seorang pemimpin yang intinya adalah kekuatan karakter," ucap Ryamizard.

Sementara Guru Besar Universitas Pertahanan (Unhan) Laksamana TNI (Purn) Marsetio dalam sambutannya mengatakan, kepemimpinan merupakan salah satu kajian yang selalu menarik untuk dibahas dan diperbincangkan, sebab menyangkut keberlangsungan sebuah organisasi, lembaga, perusahaan, atau bahkan negara.

"Keberhasilan sebuah negara, dalam mencapai tujuan nasionalnya sangat ditentukan oleh bagaimana para pemimpinnya di berbagai tingkatan menjalankan kepemimpinannya," tuturnya.

Buku ini, kata Marsetio, membahas kepemimpinan di Indonesia, dikaitkan dengan kondisi geografis yang berciri kemaritiman dengan jumlah pulau mencapai 17.499 pulau dan luas wilayah hampir 6,5 juta km2 serta garis pantai sekitar 99.149 kilometer. Posisi geografis sangat strategis, terletak di antara dua samudera dan dua benua, menjadi bagian dari Sea Lines of Communications (SLOCs) dan Sea Lines of Trade (SLOT) perekonomian dunia.

"Penduduknya sekitar 257 juta berasal dari 1.340 suku bangsa dan 1.158 bahasa daerah, dengan adat istiadat yang berbeda-beda, sehingga tingkat kesejahteraannya belum sepenuhnya merata," beber Marsetio.

Selain itu, buku ini juga membahas gaya pemimpin dan kepemimpinan para Presiden RI, terutama yang terkait dengan bidang kemaritiman. Akar kepemimpinan di Nusantara juga dibahas, dengan mengambil sampel kepemimpinan di Pulau Jawa, sebagai populasi terbesar dari penduduk Indonesia.

Kepemimpinan Jawa ditelusuri melalui sejarah, nilai-nilai, dan filosofinya sejak dari masa kerajaan Jawa-Hindu hingga zaman kerajaan Mataram-Islam, serta di zaman modern.

"Selain itu, dicontohkan juga bagaimana pemimpin Nusantara pra-Indonesia dalam menjalankan kepemimpinannya, terutama dalam kepemimpinan di bidang maritim," pungkasnya. (Yan)

Penulis:

Baca Juga