Menjadi Warga Manggarai Timur yang Bahagia

Saat buang air kecil, pernahkah Anda merasa sekujur tubuh bergetar atau bulu kuduk merinding, tapi rasa itu nagih?. Foto ini adalah dokumentasi petualangan mengelilingi Manggarai Timur, awal Januari tahun 2021. || Foto: Dok. AKURATNEWS // Yohanes Marto

Bayangkan bagaimana kita menahan tawa ketika kakek - nenek yang suka menggauli siri pinang, coba membalas tegur sapa kita dengan senyuman versi terbaik mereka. Ingin tertawa tapi takut dosa, selebihnya karena memang kita semangat berkeliling untuk menemui orang-orang seperti itu.

AKURATNEWS - Untuk sahabat dan senior-senior jurnalis di Kabupaten Manggarai Timur. Terutama kawan saya Ketua Aliansi Jurnalis Online (AJO) Manggarai Timur, Om Yoppie Moon.

Terima kasih kawan untuk kebersamaan kita sejauh ini. Intensitas pertemuan kita sangat banyak bahkan setiap hari kita bercanda. Kawan apakah kau tau, saya sangat membutuhkan teman bercerita akhir-akhir ini. Saya membutuhkan teman untuk mengobrol. 

Tentang banyak hal. Kecuali luka hati yang hingga saat ini masih tersimpan rapi untuk diri saya sendiri. Hingga saya jadi orang yang paling asik, meneguk pahitnya rindu dari secangkir kopi kenangan. [LoL]

Untuk kawan saya Yoppie Moon, terima kasih telah mengajak saya berpetualang mengelilingi Manggarai Timur pada awal Januari tahun lalu. Kita begitu menikmati perjalanan saat itu.

Dokumentasi petualangan mengelilingi Manggarai Timur awal Januari tahun 2021. || Foto: dok. AKURATNEWS // Yohanes Marto.

Menyaksikan warga Manggarai Timur yang riang di persawahan Gising. Melihat sekelompok pemuda seusia kita, menggali pasir di kali dekat Lengko Ajang. 

Di sepanjang jalan acap kali kita bertegur sapa dengan emak-emak yang baru saja pulang dari sawah - ladang mereka. Di Sangan Kalo, kita berpapasan dengan seorang kakek tua, ia memikul beban nira aren hasil panennya. Sore itu, Kita sempat menikmati manisnya minuman segar itu. 

Perjalanan saat itu sangat menyenangkan, meskipun amat terjal medan yang kita lalui. Ketika memasuki wilayah kampung Lawi, perasaan haru seketika menguasai diriku saat menyaksikan keharmonisan dua unit bangunan tampak berdiri berdampingan di antara rimbunnya hutan.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis:

Baca Juga