Sejarah Pengkhianatan Komunis di Indonesia

Menolak Lupa, Kisah Tragis Tewasnya Tokoh-tokoh PKI

Untung saat akan dieksekusi. (Foto Net)

AKURATNEWS - Tragedi berdarah pengkhianatan Partai Komunis Indonesia (PKI) dimulai sejak tahun 1948. menikam dari dalam pemerintahan Soekarno yang waktu itu tengah menghadapi Belanda.

Pembantaian ulama, polisi dan tentara mewarnai kisah pengkhianatan para komunis ini. Puncaknya adalah tahun 1965 yang dikenal dengan gerakan 30 September 1965 (G-30 S-PKI), sejarah hitam pembantaian jenderal-jenderal terbaik Indonesia.

Negeri ini kemudian mengenal sosok tokoh-tokoh pengkhianat dalam gerakan tersebut. Mereka adalah Muso, Amir Syarifuddin, Dipa Nusantara Aidit, Muhammad Hatta Lukman, Njoto, Kolonel Untung dan Lain sebagainya.

Tokoh-tokoh PKI ini diketahui kemudian mati dengan cara tragis sebagaimana pembantaian yang disebut-sebut telah mereka otaki dalam sejarah paling hitam di Indonesia.

Berikut kisah Tokoh PKI yang berakhir tragis, dikutip akuratnews dari berbagai sumber:

1. Muso.

Negara Republik Soviet Indonesia yang diproklamirkan tokoh komunis Muso di Madiun tak berumur panjang. Negara yang didirikan tanggal 18 September 1948 itu langsung dihancurkan pasukan TNI yang menyerang dari Timur dan Barat.

Dalam waktu dua minggu, kekuatan bersenjata tentara Muso dihancurkan pasukan TNI. Muso, Amir Syarifuddin dan pimpinan PKI Madiun melarikan diri.

Di tengah jalan, Amir dan Muso berbeda pendapat. Muso melanjutkan perjalanan hanya ditemani beberapa pengawal. Tanggal 31 Oktober, pasukan TNI di bawah pimpinan Kapten Sumadi memergoki Muso di Purworejo.

Selanjutnya 1 2 3 4 5
Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Ahmad Ahyar

Baca Juga