Menpora Bertindak Sebagai Irup di Apel Kebangsaan Purna Paskibraka 2017

Jakarta, akuratnews.com - Menteri Pemudan dan Olaraga (Menpora) Imam Nahrawi bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Apel Kebangsaan Purna Paskibraka 2017, Rabu (23/8) siang di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PPPON), Jakarta.

Hadir dalam Apel Kebangsaan tersebut Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri yang juga Purna Paskibraka Indonesia Angkatan 1962.

Apel Kebangsaan ini merupakan puncak berkumpulnya Paskibraka setelah menjalankan tugas pada peringatan HUT RI baik ditingkat nasional maupun daerah.

Prosesi Apel Kebangsaan diawali dengan defile anggota Paskibraka dari seluruh Indonesia yang dimulai dari marching band Politeknik Ilmu Pemasayaratan Kementerian Hukum dan HAM dan dibuka oleh  Paskibraka dari Provinsi Gorontalo serta dilanjutkan oleh Provinsi dan kabupaten/kota secara bergiliran yang ditutup oleh Paskibra dari Papua Barat.

Menpora mengatakan bahwa, acara ini sangat spektakuler  karena baru kali dalam sejarah, Purna Paskibraka dan Paskibraka berkumpul dari provinsi dan kabupaten/kota dalam rangka menguatkan rasa kebangsaan dan mengikrarkan anti radikalisme, anti narkoba dan anti terorisme.

"Hal itu bertanda bahwa Paskibraka betul-betul menjadi generasi revolusi mental yang siap menjadi contoh dan panutan di tengah-tengah masyarakat dan pelajar. Lebih dari itu, bendera Merah Putih selamanya harus di kawal dan dijunjung tinggi agar jangan sampai siapa pun mengganggu bendera Merah Putih. Karena itu, Apel Kebangsaan ini sangat penting bagi kita semua," ucap Iman, dikutip dari laman Kemenpora.

Paskibraka, lanjut Imam, adalah miniatur persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dimana Anggota Paskibraka mewakili provinsi dan kabupaten/kota masing-masing.

"Paskibraka merupakan model kaderisasi revolusi mental pemuda yang  seratus persen adalah Indonesia, seratus persen Pancasila, seratus persen Bhineka Tunggal Ika, seratus persen berintegritas, seratus persen anti narkoba, seratus persen anti radikalisme dan seratus persen anti terorisme," katanya.

Menurutnya, Paskibraka bukanlah sekedar pasukan pembawa  kain merah dan putih tapi lebih dari itu, anggota Paskibraka adalah penjaga martabat dan kehormatan sebuah bangsa bernama Indonesia.

"Anggota Paskibra adalah orang-orang pilihan yang diberi mandat untuk menjaga pusaka-pusaka  dan bendera merah putih," tuturnya.

Di akhir acara dilakukan penyematan PIN kepada anggota Paskibraka yang mulai saat ini sudah menjadi Purna Paskibraka 2017. Penyematan tersebut dilakukan oleh Menpora Imam Nahrawi kepada perwakilan anggota Paskibraka yaitu Lurah  Paskibraka Nasional 2017 Rahmad Hersa dari Kalimantan Barat dan Dienaar Rarasati Widyaningrum dari Jawa Tengah.

Turut hadir pada acara tersebut Plt. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Jonni Mardizal, Kepala RSON Basuki Supartono, Asdep Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Ibnu Hasan, Karo Humas sudah Hukum Amar Ahmad, Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo dan Ketua Umum Purna Paskibraka Indonesia Bapak Gusta Feriza. (red/rls).

Penulis:

Baca Juga