Menpora Gembira Perbakin Seleksi Atlet Secara Transparan

Jakarta, Akuratnews.com - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (PB. Perbakin) Mayjen TNI Joni Supriyanto terjun langsung mengawasi Seleksi Nasional (Seleknas) menembak yang berlangsung sejak 18 Januari lalu hingga 25 Januari nanti, di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta Pusat.

Menurut Mayjen TNI Joni Supriyanto, Seleknas ini dilakukan secara transparan untuk mendapatkan atlet menembak terbaik yang akan diterjunkan pada event Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) 2019 di Filipina November mendatang.

Kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang melihat langsung proses Seleknas, Mayjen TNI Joni Supriyanto menyampaikan seleksi nasional ini diproyeksikan untuk SEA Games 2019 di Filipina yang diikuti oleh 65 peserta dari seluruh Indonesia. "Di setiap nomor ada empat orang dan satu timnya ada dua orang. Seleksi ini kita siapkan disamping untuk SEA Games 2019, juga untuk Olimpiade 2020. Jadi ada nomor yang dilombakan di SEA Games, tapi tidak dilombakan di Olimpiade. Untuk di SEA Games ada 22 nomor dan Indonesia mengikuti semua nomor," ujar Ketum PB. Perbakin yang juga Pangdam Jaya ini, Rabu (23/1).

Sementara, Menpora Imam Nahrawi yang didampingi Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti dan Staf Ahli Bidang Hukum Olahraga Samsudin saat peninjau Seleknas tersebut memberikan arahan dan mencoba menembak dengan beberapa senjata.

Dalam arahannya, Menpora mengatakan bahwa Seleknas menembak ini betul-betul menggembirakan karena baru sekarang dirinya dapat melihat langsung proses seleksi secara terbuka oleh PB. Perbakin. "Ini artinya ada komitmen yang luar biasa dari Ketua Umum Perbakin dan jajaran untuk memastikan bahwa ke depan kita harus jadi pelaku dengan membawa kegembiraan bagi Indonesia dengan medali," ujar Menpora.

Kepada peserta Seleknas, Menpora memberikan motivasi agar tidak berkecil hati mengikuti seleksi ini. "Tentu kita tidak boleh berkecil hati, dengan seleksi seperti ini, saya kira akan memotivasi kita semua bahwa di multievent SEA Games dan Olimpiade dapat diikuti di semua nomor. Tentu kualifikasi Olimpiade harus kita maksimalkan dan harus ada prioritas. Bahwa bagaimana seluruh proses menuju ke Olimpiade itu yang harus diikuti oleh atlet,” kata Menpora.

Menpora juga meminta untuk membudayakan tradisi juara menembak yang telah diraih TNI di level internasional. “Kita harus membudayakan kembali tradisi menembak. Kita punya sejarah besar dengan menembak ini. Di TNI, banyak para tentara yang ikut kejuaraan menembak tingkat Asean, Asia bahkan dunia. Motivasi ini yang harus kita tularkan kepada atlet-atlet junior," ucap Menpora.

Di lokasi latihan menembak, Menpora mencoba menembak di nomor air pistol 10m, nomor air rifle 10m dan nomor metal siluet. Beberapa kali mencoba, akhirnya tembakan Menpora mengenai target di semua nomor yang dicobanya. (Edi)

Penulis:

Baca Juga