Mensos Pencairan BPNT Sebelum 2021 Selesai, Kadinsos: BRI Memperpanjang Hingga 15 Januari

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muna, Drs La Kores
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muna, Drs La Kores

AKURATNEWS - Menteri Sosial, Tri Rismaharini di berbagai media daring yang telah tayang, telah menekankan agar penyaluran dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus dicairkan sebelum tanggal 31 Desember 2021 secara Nasional.

Namun kenyataannya, masih saja ada Daerah yang KPMnya resah karena belum menerima dana BPNT tersebut, malah hanya menerima Kartu tanpa saldo dalam rekening dan ada pula yang belum merima kartu sebagai syarat mendapatkan bantuan tunai itu.

Seperti halnya di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra), pencarian dana BPNT justru diperpanjang hingga tanggal 15 Januari 2021 dan yang bertanggung jawab selaku penyalur dana itu adalah BRI.

Terkait perihal tersebut akan timbul pertanyaan publik terkait penekanan Mensos RI yang telah menyatakan pencarian dan BPNT harus terselesaikan sebelum tanggal 31 Desember 2021.

Lalu ada apa dengan BRI, hingga tidak dapat mencairkan dana BPNT tersebut hingga batas yang telah ditekankan oleh Mensos RI Tri Rismaharini, justru melakukan perpanjangan waktu pencairan?

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Muna, Des La Kore, yang dikonfirmasi Akuratnews.com baru baru ini diruang kerjanya mengatakan bahwa untuk hal itu adalah tanggung jawab BRI karena Bank tersebut telah melakukan MOU dengan Pemerintah sebagai penyalur dana BPNT itu.

" Itu tanggung jawab BRI. Kita sudah bersurat ke BRI untuk menjawab keluhan keluhan masyarakat penerima PKM," Ucapnya.

Kata Kadinsos Muna, terkait persoalan saldo KPM itu kosong dan ada juga yang belum menerima kartu, itu nanti konfirmasih saja langsung ke BRI.

" Persoalan saldo KPM kosong nanti konfir saja langsung ke BRI, ya. Dan saya dikasi informasih oleh pihak Bank, kalau pencariannya, batasnya itu diperpanjang hingga 15 Januari 2021," Tandasnya.***

Penulis: Zainal Arifin

Baca Juga