Mensos RI, HDI 2019 Momentum Wujudkan Indonesia Inklusif Disabilitas

Menteri Sosial RI Juliari P. Batubara bersama jajaran Kementerian Sosial dan penyandang Disabilitas pada peringatan Hari Disabilitas Internasional 2019 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Selasa (3/12). (dok)

Jakarta. Akuratnews - Momentum peringatan Hari Penyandang Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2019 merupakan salah satu upaya pemerintah mengajak, mendorong, dan bergandengan bersama antara semua pihak mewujudkan Indonesia inklusif disabilitas.

Menteri Sosial Juliari P. Batubara menegaskan, pemerintah akan terus mendorong penyandang disabilitas berperan aktif menjadi agen perubahan.

“Kami tidak akan pernah bosan menyampaikan bahwa isu disabilitas merupakan isu multisektor dan membutuhkan perhatian kita semua. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kerja bersama antara pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, organisasi penyandang disabilitas, dan elemen masyarakat," kata Menteri Sosial Juliari P. Batubara pada Peringatan Hari Penyandang Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2019 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (03/12).

Dalam mengimplementasikan UU No. 8/2016, dibutuhkan berbagai regulasi turunannya di berbagai bidang, antara lain Peraturan Pemerintah tentang perencanaan peradilan, pendidikan, ketenagakerjaan, rehabilitasi sosial, dan pelayanan publik.

"Disabilitas memiliki potensi dan keahlian, dan dapat berkontribusi mendukung cita-cita masyarakat pemerintah menuju Indonesia maju," ungkapnya.

Disampaikan Mensos, penyandang disabilitas di seluruh Indonesia bisa menjadi jauh lebih kuat, jauh lebih baik, dan jauh lebih mampu dalam segala hal daripada yang dipikirkan oleh masyarakat umum.

"Kerja keras dan kemauan yang luar biasa tanpa rasa putus asa dapat meruntuhkan halangan dan mengubah persepsi masyarakat terhadap penyandang disabilitas," pungkasnya.

Peringatan Hari Penyandang Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2019 yang di pusatkan di Gelora Bung Karno dihadiri Wakil Presiden Ma'aruf Amin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Gusti Ayu Bintang Darmavati Puspayoga, pejabat perwakilan kementerian dan lembaga terkait, perwakilan BUMN, perwakilan dunia usaha, dan organisasi atau komunitas penyandang disabilitas.

Hadir pula Sekretaris Jenderal Hartono Laras, Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto, Dirjen Pemberdayaan Sosial Pepen Nazaruddin, Dirjen Linjamsos Harry Hikmat, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Andi ZA Dulung, Kepala Badiklit Pensos Syahabuddin, Staf Ahli Menteri Bidang Aksesibilitas Sosial Sonny W. Manalu, Penasehat Darma Wanita Grace Batubara dan sejumlah pejabat eselon 2 berikut pejabat fungsional di lingkungan Kementerian Sosial.

Penulis:

Baca Juga