Menteri dan Wamen Baru Jangan Manfaatkan Sisa Periode Kabinet

AKURATNEWS - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik dua menteri dan tiga wakil menteri di sisa masa jabatanya dalam reshuffle Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/6).

Terkait pelantikan ini, Forum Komunikasi Kerukunan Antar Suku (FK2AS) meminta para menteri yang baru dilantik fokus bekerja membantu Presiden agar kinerja pemerintah maksimal.

Dikatakan Ayse Muis Hamid, Juru Bicara Forum Komunikasi Kerukunan Antar Suku, salah satu hal yang penting dan harus menjadi fokus untuk dua tahun ke depan adalah bagaimana perekonomian Indonesia bisa segera pulih, dan rakyat bisa segera keluar dari kesulitan.

"FK2AS berharap, dengan reshuffle kabinet ini agar para menteri dan wakil menteri yang mengemban tugas baru ini dapat memaksimalkan waktu dan fasilitas yang mereka dapatkan untuk konkrit dalam mensupport President Jokowi memajukan bangsa Indonesia," ujar Ayse di Jakarta, Kamis (16/6).

FK2AS juga meminta seluruh menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk tidak memanfaatkan sisa periode masa pemerintahan (kaninet) saat ini untuk kampanye pada Pemilu 2024, dan terus support sisa kepengurusan kabinet hingga di akhir 2014 nanti.

“Mohon maaf, janganlah menggunakan fasilitas negara bila ingin berkampanye. Kalau mereka saat ini melaksanakan kinerjanya dengan baik dan melakukan tanggung jawabnya dalam membantu Presiden, masyarakat pasti akan melirik mereka dan melihat dari partai mana, “ tandasnya.

Seperti diketahui, dalam reshuffle kali ini, Presiden Jokowi mengganti dua menteri yakni Menteri Perdagangan (Mendag), dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan dilantik menggantikan Muhammad Luthfi sebagai Mendag dan mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto dilantik menjadi Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil.

Selain itu Presiden Jokowi juga melantik tiga wakil menteri baru, yaitu Wakil Menteri ATR/BPN, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri). Raja Juli Antoni yang merupakan Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ditunjuk sebagai Wamen ATR/BPN menggantikan koleganya di PSI, Surya Tjandra.

Selanjutnya, Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB), Afriansyah Ferry Noor ditunjuk sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker). Dan terakhir, Wamen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), John Wempi Watipo diperkenalkan sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri).

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga