Menteri Susi Dilirik Sandi, PKS: Perikanan dan Kelautan Masih Tertinggal

Jakarta, Akuratnews.com - Beberapa waktu lalu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dilirik Cawapres nomor urut 02, Sandiaga untuk kembali mengurusi nelayan.

Karenanya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai saat ini masalah kelautan dan perikanan masih tertinggal.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, mengatakan semua masih sangat terbuka peluangnya, Prabowo-Sandi memang memberikan di luar batas-batas pilihan politik.

Olehnya itu, mengenai Susi Pudjiastuti pihaknya masil melihat perikanan dan kelautan di Indonesia masih sangat tertinggal.

"Siapa pun anak negeri yang punya kapasitas akan diajak ikut serta dalam mengelola negara. Kalau Bu Susi memang diajukan oleh banyak pihak bisa dipertimbangkan," katanya di Jakarta, Senin (29/10/2018).

Menurutnya, saat ini PKS tidak ingin fokus membahas siapa sosok yang akan mengurus masalah kelautan dan perikanan. PKS akan fokus dulu ke masalah program dan visi-misi terkait perikanan.

"PKS akan lebih fokus ke program, visi misi di bidang perikanan terlebih dulu sebelum membahas orang," ujarnya.

Sementara itu Mardani mengaku saat ini sebenarnya telah ada visi, misi dan program tetapi semua itu masih akan didetailkan terlebih dahulu. Ia mencontohkan akan memajukan produksi ikan misalnya.

"Kalau visi misi sekarang sudah ada tapi masih umum kita mau detailkan. Contoh berapa produksi perikanan kita darat dan lautannya, berapa bu Susi punya kemampuan memaksa orang buat menjaga, tapi kan produksi juga penting," jelasnya.

Sebelumnya Cawapres Sandiaga Uno bicara tentang nasib Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, jika menang di Pilpres 2019. Sandiaga ingin Susi tetap mengurus nelayan, namun belum tentu mengangkat Susi menjadi menteri. (Wan)

Penulis:

Baca Juga