Menyusul Putusan DKPP, Ketua KPU Sumut Diganti

Medan, Akuratnews.com - Menyusul keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) beberapa hari lalu yang menetapkan memberhentikan Yulhasni dari jabatannya sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara dan digantikan oleh Herdensi terhitung  Minggu (21/7/2019).

Informasi didapat, pemilihan dilakukan secara aklamasi oleh tujuh komisioner di kantor di Jalan Perintis Kemerdekaan. Oleh Yulhasni kabar tersebut disampaikan melalui WhatsApp grup wartawan yang sehari-harinya meliput kegiatan KPU Sumut.

"Rekan-rekan sekalian, hari ini KPU Sumut telah Rapat Pleno pemilihan ketua KPU Sumut yang dijabat oleh Sdr Herdensi, S.Sos, MSP. Pemilihan Ketua KPU SUMUT berlangsung aklamasi," ujar Yulhasni.

Dari  laman DKPP, KPU Sumut dianggap sudah melakukan pelanggaran kode etik. Menyusul laporan Caleg Golkar Rambe Kamarul Zaman ke DKPP. KPU Sumut dianggap berpihak ke salah satu Caleg, Lamhot Sinaga.

“Menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada teradu II Mulia Banurea, Teradu IV Herdiensi, Teradu V Ira Wirtati, Teradu VI  Syafrial Syah, dan Teradu VII Batara Manurung masing-masing selaku anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara sejak putusan dibacakan,” tulis petikan putusan DKPP.

‎Selain Yulhasni, DKPP juga ‎mencopot jabatan Divisi Teknis, yakni Benget Manahan Silitonga selaku anggota KPU. Sementara 5 anggota KPU Provinsi Sumut lainnya hanya dijatuhi sanksi peringatan keras. Termasuk mencopot Ketua KPU Kabupaten Nias Barat, Famataro Zai dan Jabatan Divisi KPU Nias Barat, Nigatinia Galo.

Baca Juga