Merasa Dirugikan, Kasatpol PP Depok Laporkan Pemilik Akun Sosmed Ini ke Polisi

Kasatpol PP Kota Depok N Lienda Ratnanurdianny

Depok, Akuratnews.com- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Depok N Lienda Ratnanurdianny membenarkan telah membuat Laporan Polisi (LP) seorang pemilik akun sosial media (Sosmed) Facebook ke Polrestro Depok.

"Benar, saya sudah buat laporan polisi seorang pemilik akun Facebook ke Polrestro Depok lantaran unggahan yang menyebar berita bohong," ujar Lienda, Sabtu,(2/1/2021) malam.

Dia menyebut LP itu ditujukan kepada pemilik akun sosmed Facebook atas nama Herry Hersong Pansila yang dianggapnya telah lakukan tuduhan telah menerima setoran dari pemilik toko minuman keras.

"Yang saya laporkan akun facebook atas nama Herry Hersong Pansila. Bukan pada orangnya karena saya belum tahu pemilik akunya," ujar Lienda kepada Akuratnews.com.

Dikatakan Lienda sebagai pejabat dirinya tak anti kritik. Dia juga menganggap jika kritik yang di unggahan pemilik akun di sosmed facebook itu juga tak subtansi.

"Kami sudah WA ibu tapi dicuekin. Sebagai warga Depok kami prihatin. Jika teriakan kami, kritikan kami buat ibu marah, maka kami akan tetap teriak agar toko Miras itu ditutup Satpol PP sebagai penegak Perda," tulis akun sosmed yang dimaksud Lienda.

"Kritik ya boleh, yang dilaporkan saya bukan memgkritiknya. Tetapi menuduh terima setoran dan itu beda substansinya. Tetapi kalau memyebar berita bohong ya gak boleh toh," jelasnya.

Lienda mengimbau bahwa kita harus hati-hati dalam memposting kabar yang belum tentu kebenarannya.
"Karena ada hukum yang mengatur tentang hal itu. Diambil hikmahnya saja," pukasnya.

Dalam postingan akun tersebut ditulis, "kabarnya Linda Kasatpol PP dapat setoran dari bandar miras samping Pemkot Depok, karena hingga hari ini enggak mampu tutup kios miras tersebut". Postingan itu diunggah pemilik akun yang di LP Lienda melalui media sosial Facebook.

Sementara, pada akhir tahun 2020 pihak Satpol PP Depok telah musnahkan 3.155 botol minuman keras berbagai merk dari hasil razia upaya penegakan Perda Kota Depok Nomor 6 Tahun 2008 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol.

Toko miras yang dimaksud dalam unggahan akun sosmed tersebut diketahui tak luput dari razia Satpol PP jelang akhir tahun 2020 lalu.

Untuk diketahui, surat laporan polisi atas persoalan itu bernomor STPOl/03/K/I/2021/Restro Depok atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial terkait Undang-Undang ITE pasal 27 (3) no. 19 tahun 2016.

Penulis:

Baca Juga