Sengketa Lahan

Merasa Tidak Bersalah, Kades Jumputrejo Datangi Polresta Sidoarjo

Kades Jumputrejo, Widarto saat diruangannya. (Wachid/Akuratnews)

Sidoarjo, Akuratnews.com - Kades Widarto dilaporkan salah seorang warganya sendiri, Sukasih melalui kuasa hukumnya Dimas ke Kepolisian Resort Kota (Polresta) Sidoarjo, ia dituduh melakukan penyerobotan lahan yang diklaim miliknya.

"Adanya laporan itu, saya mendatangi Polresta (Sidoarjo), Di depan penyidik, saya jelaskan, bila saya tidak melakukan penyerobotan (lahan) seperti yang dituduhkan warga saya tersebut. Mengingat, lahan sawah berupa gogol yang dikelola dia itu masih utuh, "terang Abah Wid, sapaan akrab Kades Widarto pada Akuratnews.com, hari Kamis (25/4/2019).

Kades Widarto menuturkan, pihak pengembang telah membebaskan sebagian lahan sawah gogol yang berlokasi didesanya, kemudian merealisasikan pengurukan di lahan tersebut.

"Di saat pengurukan, mendadak warga saya mempersoalkan dan menuding saya menyerobot sawah gogolnya. Padahal, berdasarkan data sawah gogol desa, lahan yang sudah diuruk itu, bukan sawah yang dikelolanya selama ini. Lahannya masih utuh, bisa dilihat di lokasi," katanya.

Widarto amat menyayangkan sikap warganya itu, semestinya permasalahan tersebut bisa dibicarakan secara musyawarah di kantor desa atau kecamatan, tidak sebaliknya, melaporkan ke pihak kepolisian.

"Padahal, lahan itu sawah berstatus gogol, yang dinyatakan berdasarkan SK Gubernur, bukan SHM (sertifikat hak milik). Intinya, lahan gogol yang diuruk menurut SK itu bukan atas nama dia, ya sudah terserah dia, apa maunya," tandasnya.

Terpisah, Camat Sukodono, H.M. Ainur Rahman saat dikonfirmasi persoalan tersebut, ia membenarkan dan menanggapinya enteng.

"Dengar saya ada kejadian itu di Jumputrejo, tapi kenapa sampai ribut-ribut, ya dibicarakan baik-baik, masak tidak bisa? "ujar Camat Ainur.

Penulis: Wachid
Editor: Redaksi

Baca Juga