oleh

Meski Menguat, Rupiah Masih Tergolong Murah

Nilai tukar rupiah belakangan terus mengalami penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Namun demikian, menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, pergerakan rupiah saat ini masih tergolong murah (Undervalued).

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada hari ini berakhir menguat 187 poin atau 1,31 persen ke level Rp 14.083 per dolar AS. Laju rupiah, sepanjang perdagangan hari ini bergerak menguat yakni dikisaran Rp14.022-Rp14.184 per dolar AS.

Penguatan rupiah sudah terlihat sejak pembukaan pagi hari ini yang dibuka menguat 92 poin atau 0,64 persen di level Rp14.178 per dolar AS. Sedangkan pada akhir pekan lalu (4/1) rupiah mampu ditutup menguat tajam 147 poin atau 1,02 persen di level Rp14.270 per dolar AS.

“Masih terlalu murah ” ujar Darmin di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin, (07/01). Namun demikian, kata dia, laju rupiah masih bisa lebih dalam melawan dolar AS dari posisi saat ini. Kendati begitu, tambah dia, untuk melawan dolar AS lebih kencang lagi, membutuhkan waktu yang tidak singkat. Hal ini sejalan dengan masih perlunya sentimen positif yang bersumber dari global.

“Iya (menguat), tapi dunia ini kan gonjang-ganjing juga. Kadang-kadang begini, kadang-kadang begitu, tapi pelan-pelan. Ini (rupiah) masih undervalue,” ucapnya.

Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail mengatakan, dolar yang melemah didorong oleh pernyataan Gubernur The Fed yang akan lebih bersabar dalam menaikan suku bunganya tahun ini dan lebih melihat arah pergerakan ekonomi AS sebelum mengambil keputusan untuk menaikkan bunganya.

“Tingkat upah rata-rata per jam di AS bulan Desember tercatat naik menjadi 3,2 persen (yoy) lebih tinggi dibandingkan dengan November sebesar 3,1 persen (yoy) ternyata tidak berdampak banyak terhadap dolar AS,” paparnya.

Terlebih, kata dia, kemungkinan perundingan perdagangan antara AS dan China pada tanggal 7-8 Januari di Beijing, diperkirakan akan semakin memperlemah pergerakan mata uang Paman Sam. Dengan demikian, rupiah kemungkinan mendapatkan sentiment positif dari pelemahan dolar tersebut

Loading...

Komentar

News Feed