MGB Fokus Kurangi Angka Pengangguran di Depok

Genderal manager MGB Kasno Abd Rachman (kanan) bersama Busines Development MGB Achmad Kurniawan usai hadir di acara KODE Rabu,(24/3)

Depok, Akuratnews.com- Bergerak dalam bidang outsourcing, jasa security, cleaning service, dan parking, PT Mahardika Global Bisnis (MGB) mengaku akan fokus pada pengentasan angka pengangguran di Kota Depok.

MGB menilai lulusan jenjang Sekolah Menengah Kejuruan di Depok angkanya tergolong masih tinggi.

"Kehadiran kami ingin mendukung program pemerintah dalam hal mengurangi angka pengangguran dengan program pelatihan bertujuan tingkatkan kompetensi serta pengembangan SDM di Depok," ucap Genderal Manager PT GMB Kasno Abd Rachman, Kamis 25 Maret 2021.

Dikatakan Kasno, pihaknya semata-mata untuk mengembangkan sumber daya manusia dan semoga SDM di Kota Depok bisa lebih baik dan memiliki kompetensi.

"Sehingga skill nya dapat bersaing tidak hanya di Depok tapi di mancanegara, karena di era globalisasi dan digital tuntutan SDM ini sudah sangat luar biasa harus memiliki kompetensi teknis," katanya kepada Akuratnews.com

Kami, masih kata Kasno, adalah asesor dari pada kompetensi dalam bidang SDM dan kami sangat ingin kota ini miliki SDM yang berkompetensi sehingga dapat bersaing di tingkat mancanegara.

"Ada hal-hal yang perlu dibenahi khususnya peningkatan sumber daya manusia ini harus memiliki skill yang bagus dan berkompeten," ujarnya.

Dia menilai, angka pengangguran di Depok masih banyak hampir lulusan SMK belum berkerja. Jika melihat di Bekasi, di sana sedikit lebih maju melalui program pemagangan.

Di Depok, lanjut Kasno, ini masih belum menyentuh semua perusahaan, sedangkan di Bekasi program itu mampu berjalan cepat sekali.

"Ada Ratusan ribu lulusan SMK bisa diadopsi untuk program pemagangan, di Depok ini juga harus demikian," paparnya.

Dia menuturkan Depok ini cenderung bidang manufacturing, perhotelan dan depstore. Sehingga progam pemagangan itu kurang mendapat perhatian.

"Kedepan akan ada kerja sama yang intens kepada pihak Dinas Tenagakerja agar lulusan seperti, SMK atau STM dapat diberi kesempatan belajar bekerja di pabrik-pabrik yang bukan hanya di Depok tapi bisa di luar Depok," imbuh Kasno.

Kaitan itu, pihaknya mengaku ada banyak sekali yang dapat dilakukan di Depok antaralain, adakan pelatihan dan mendidik termasuk akan merancang kerja sama dengan negara Jepang.

"Dengan SDM yang handal dan berkompetensi, peluang kerja sama seperti yang telah dilakukan di Bekasi harus ada juga di Depok untuk menyerap tenaga kerja lokal," harap Kasno.

"Nanti jika ada kesempatan kami akan sampaikan kepada Wali Kota. Intinya kami ingin mendukung program pemerintah dalam hal mengurangi angka pengangguran," pukasnya.

Penulis:

Baca Juga