Miliki 10,3 Kg Sabu, Mastur Dituntut 20 Tahun Penjara

Surabaya, Akuratnews.com - Mochammad Mastur, terdakwa kasus narkoba dengan barang bukti seberat 10,3 kilogram sabu, dituntut 20 tahun penjara.

Dalam surat tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pengganti, Zulfikar dari Kejari Tanjung Perak, Mastur didakwa melanggar pasal 114 ayat (2) Jo 132 Ayat (1) UU RI no. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Terdakwa terbukti tanpa izin, memiliki, menguasai narkoba golongan 1 bukan tanaman jenis sabu, seberat 10.367,2 gram," kata JPU, dalam sidang di PN Surabaya, Kamis (22/10/20).

"Dan sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (2) Jo 132 Ayat (1) UU RI no. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, terdakwa dituntut 20 tahun penjara, serta denda 1 Miliar subsider 6 bulan penjara," tambah Zulfikar.

Mendengar dakwaan tersebut, Kuasa Hukum terdakwa, M. Syamsoel Arifin meminta waktu selama 2 minggu, untuk pembelaan tertulis selama 2 minggu.

"Mohon ijin, kami minta waktu untuk pembelaan tertulis selama 2 Minggu yang Mulia," pinta Syamsoel kepada majelis hakim.

Kasus ini berawal saat terdakwa Mastur yang ditangkap Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, saat mengambil paket sabu dari Malaysia di sebuah jasa pengiriman di Bangkalan Madura, pada 13 Februari lalu.

Kepada polisi, Mastur mengaku bahwa sabu tersebut dikirim Umar Faruq, adik kandungnya yang bekerja di Malaysia dan ia diminta mengambil barang haram tersebut, dengan upah 5 juta rupiah.

Penulis:

Baca Juga