Miliki Visi Yang Sama, SPN dan GPN Gelar Rakernas

Jakarta, akuratnews - Perkumpulan Sinar Pelita Negeri (SPN) dan Yayasan Gema Pelita Negeri (GPN) Seluruh Indonesia gelar Rapat Kerja Nasional, Deklarasi dan Pelantikan pengurus di Hotel House Of Eva, Jagakarsa, Ragunan, Jakarta Selatan (Jaksel), Sabtu (29/02/20).

Ketua DPP SPN, Edward Simanungkalit dan Ketua DPP GPN Lenny Herlina menjelaskan bahwa kegiatan bersama tersebut menunjukkan bahwa mereka satu Fisi.

"Kalau SPN itu lebih ke pelatihan, sementara GPN itu lebih ke pendidikan," jelas Edward yang juga didampingi oleh Lenny.

Pergerakan GPN kearah pendidikan menurut Lenny, karena hanya yayasan yang dapat melakukan kegiatan dalam mensuport pendidikan.

Sementara lanjut Edward dalam waktu dekat mereka akan melakukan kegiatan Bela Negara.

"Kegiatan itu kan dilakukan oleh Kementerian Pertahanan, kita hanya memfasilitasi, bulan Maret ini rencana kita," ungkap Edward.

Namun menurutnya pelatihan tersebut masih difokuskan kepada anggota SPN dan GPN. "Untuk awal ini masih anggota saja, tapi kalau anggota mengajak orang lain juga tidak apa-apa," ujarnya.

Dalam acara dengan tema “Bersama Kita Membangun Negeri” tersebut, Ketua DPP Yayasan GPN, Lenny Herlina menegaskan akan mendukung jika di wilayah-wilayah ingin membentuk PKBM.

“Jika memang di DPC itu ada (PKBM), kita akan memberikan sk Kemenkumham agar bisa bekerjasama dengan pemerintah setempat,” ujar Lenny.

Dia juga mengapresiasi kegiatan di DPC Lampung Selatan yang sudah mulai mendukung pendidikan kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan kita bisa buat sekolah disana tanpa bantuan pemerintah,” harap Lenny.

Sementara Sekretaris SPN DPC Lampung Selatan Yuce Hengki mengatakan bahwa kegiatan di Lampung tersebut baru sekedar suport kepada masyarakat.

“Baru sebatas memberi fasilitas, untuk pelaksanaan masih dari Dinas Pendidikan,” paparnya.

Untuk itu dia sangat menerima jika organisasi ini pada akhirnya sudah memiliki Yayasan.

“Tapi dengan adanya Yayasan ini maka kita bisa jalankan sendiri,” pungkasnya.

Pada kegiatan tersebut dilantik beberapa pendiri serta pengawas Yayasan GPN yakni sebagai pendiri Dede Hendriana, Hudi Hermanto, Ari Khozim, Moh Nasirudin, serta Victor Marihat.

Sementara untuk pengawas dilantik Rudi Arjoanto, Paulus Kennet, Edward Simanungkalit, Lenny Herlina (Ketua Yayasan GPN), dan Ernes Swangto (Penasehat).

Penulis: Eq
Editor:Redaksi

Baca Juga