Muara Sungai Wonorejo Tercemar Sampah Plastik, Diduga dari 10 Perusahaan Mamin Ini

komunitas peduli lingkungan di Surabaya, yang berhasil mengumpulkan sekitar 10 karung sampah plastik kemasan mamin dari sungai Wonorejo, Jawa Timur.

AKURATNEWS – Sampah plastik yang digunakan sebagai pembungkus kemasan makanan dan minuman (mamin) masih menjadi masalah hingga saat ini.

Dari sampah di darat hingga yang tersebar di sungai-sungai, sampah kemasan mamin, bisa dibilang menjadi sampah yang mendominasi.

Selain produk yang sulit untuk terurai, sampah plastik mamin bukan produk yang menjadi incaran para pengumpul sampah untuk didaur ulang.

Brand audit Komunitas Nol Sampah Surabaya bersama Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) melalukan pengumpulan sampah, di muara sungai Wonorejo, Rungkut, Surabaya, pada Februari 2022 lalu.

Sekitar 10 karung sampah plastik, berhasil dikumpulkan para pemerhati lingkungan ini. Sebagian besar sampah plastik itu sebagian besar merupakan kemasan mamin serta deterjen.

Community Organizer Nol Sampah Surabaya, Hani Ismail mengatakan 10 karung sampah plastik yang berhasil dikumpulkan di muara sungai Wonorejo itu berasal dari 35 produsen dengan 10 produsen sampah terbanyak.

Kesepuluh produsen tersebut yakni PT. Wings Surya, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, PT. Unilever Indonesia Tbk, PT. Mayora Indah Tbk, PT. Siantar Top Tbk, PT. Java Prima Abadi, PT. Sinar Sosro, PT. Kaldu Sari Nabati, PT. Santos Jaya Abadi, dan PT. P&G.

Kegiatan yang dilakukan pada 20 Februari 2022 lalu ini, melibatkan 50 orang yang terdiri dari beberapa komunitas peduli lingkungan di Surabaya, antara lain Trashbag Community, Petani Tambak Truno Djoyo Wonorejo, fasilitator Lingkungan dan Bank Sampah di Surabaya, serta dari beberapa sekolah Adiwiyata di Surabaya.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis:

Baca Juga