Mukota Kadin V Depok Berlangsung Tanpa Kantongi Ijin, Satgas Covid-19 Kemana?

Suasana Mukota Kqdin Depok V di Buni Wiyata, Margonda Depok, Kamis,(25/11).
Suasana Mukota Kqdin Depok V di Buni Wiyata, Margonda Depok, Kamis,(25/11).

AKURATNEWS- Musyawarah Kota (Mukota).Kamar Dagang dan Industri (Kadin) V Kota Depok tetap berlangsung meski tak mengantungi ijin dari tim Satgas Covid-19.

Wali Kota Depok Mohammad Idris sebelumnya sempat berikan rekomendasi gelaran Mukota Kadin yang berlangsung di Bumi Wiyata, Margonda Depok, Kamis, 25 November 2021 namun, rekomendasi itu akhirnya dilakukan pencabutan.

Surat pencabutan sementara rekomendasi Mukota Kadin V bernomor Keputusan Wali Kota Depok Nomor Nomor 8.02/649/SATGAS/2021 ditandatangani langsung oleh Wali Kota Depok.

Kendati begitu, Ketua Steering Commite (SC) Mukota V Kadin Kota Depok Edmon Djohan mengaku pihaknya telah secara ketat lakukan gelaran sesuai protokol kesehatan Covid-19.

"Kami tetap laksanakan dan sudah mematuhi protokol kesehatan,” kata Edmon, Kamis, (25/11).

Menurut Edmon, semua panitia dan peserta harus melakukan tes antigen serta membawa surat antigen tersebut sebelum masuk ke ruangan kegiatan Mukota.

Dia juga menjelaskan, gelaran Mukota Kadin V sebelumnya telah mendapatkan ijin dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

"Sebelumnya kami sudah memiliki surat rekomendasi dari Satgas Covid-19 Depok yang ditandatangi Pak Dadang, dan diserahkan langsung oleh sekretaris daerah yang mewakili wali kota Depok,” ujar Edmon.

Meski begitu, pihak panitia pada satu hari jelang pelaksanaan acara, pihak panitia penyelenggara menerima surat pencabutan rekomendasi tersebut.

"Setelah berkoordinasi dan memperoleh izin, pihak panitia pada Rabu, 24 November 2021 sekitar pukul 19.30 WIB, akhirnya menerima surat ditandatangani Wali Kota Depok", kata Edmon.

Surat itu berisi tentang rpencabutan ekomendasi Mukota V Kadin untuk sementara sampai dengan waktu yang belum ditentukan dan meminta panitia untuk menunda sementara penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Terkait itu, Juru bicara Satgas Covid-19 Dadang Wihana saat dihubungi Jumat, 26 November 2021 pagi terkesan lebih pilih bungkam tuk tanggapi uoaya tegas dari pihaknya pada gelaran Mukota Kadin V yang tanpa kantongi rekomendasi dari Wali Kota Depok.

Jubir Covid-19, hingga berita ini diturunkan juga masih enggan berikan respon positif saat disinggung hal mendasar dikeluarkanya dan dicabutnya kembali rekomendasi yang ditandatangani Wali Kota Depok pada satu hari jelang pelaksanaan acara tersebut.

Sementara itu, seorang anggota Aliansi Pengusaha Muda Kota Depok, Nanda Pratama, menolak pelaksanaan Mukota Kadin V.

Dia menganggap selain sudah ada surat pencabutan sementara yang dikeluarkan oleh Wali Kota, penyelenggaraan tersebut dinilai mencederai prinsip Kadin.

"Maksudnya ini 'Mukota Kadin' jangan dulu dilaksanakan ketika ada permasalahan," kata Nanda.

Sejumlah tanya  juga mengemuka saat gelaran acara tanpa kantongi ijin dari Satgas Covid-19 Depok di tengah PPKM Level 2 diberlakukan dan seolah terjadi pembiaran.

Salah seorang pengusaha jasa kontruksi, Indra menilai harusnya gelaran acara bisa mengikuti sesuai arahan dari Satgas Covid-19 dan ada tindakan  tegas  juga dari Pemkot.

"Iya seharusnya bisa taat aturan di tengah PPKM Level 2 serta ada upaya dari pihak Satgas Covid-19 ketika terjadi bentuk kegiatan melibatkan banyak massa", singkatnya.

Diketahui, dalam Mukota Kadin V Kota Depok, Miftah Sunandar sebagai calon tunggal kembali sukses menduduki pimpinan Kadin Depok priode 2021-2026 setelah terpilih secara aklamasi dan telah resmi dilantik oleh Ketua Kadin Provinsi Jawa Barat Cuvu Sutara.

Penulis:
Editor: Redaksi

Baca Juga