Carut Marut Pilpres 2019

Mundurnya Bupati Mandailing Natal Adalah Contoh Aparat Ditekan

Sudirman Said (kanan). Foto: Yusuf Tirtayasa/Akuratnews.com
Sudirman Said (kanan). Foto: Yusuf Tirtayasa/Akuratnews.com

Jakarta, Akuratnews.com - Di tengah carut marutnya proses pemilu 2019, mendadak Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution mundur dari Jabatannya dengan alasan kalahnya perolehan suara pasangan Jokowi-Ma'ruf. Peristiwa ini pun mengundang banyak pertanyaan. terutama dari kalangan tokoh oposisi.

Salah satu yang merespon adalah Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said.

Dia mengatakan, menyayangkan sikap yang diambil sang Bupati, terlebih dengan alasan kalahnya Kubu Jokowi-Ma'ruf di Mandailing Natal.

"Mudah-mudahan suratnya benar bukan hoax," ujar Sudirman Said saat ditemui di kediaman Sandiaga Uno Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu malam, 21 April 2019.

Menurut mantan menteri ESDM ini, pihaknya prihatin lantaran BPN menganggap mundurnya Bupati tidak sesuai harapan, "Sebabnya apa kok tidak sesuai harapan kemudian mundur apakah ada janji. Apakah ada perjanjian bahwa harus menang kalau kalah kemudian mundur?" kata dia.

Sudirman menegaskan, apa yang dialami Bupati Mandailing Natal adalah contoh bahwa aparat mengalami tekanan-tekanan, "Tidak mungkin tidak ada masalah kalau dia tidak mundur, jadi tiba-tiba mundur ini suatu yang harus dikajilah," kata Sudirman.

Penulis:

Baca Juga