Muslizar Serahkan Berkas KUA-PPAS Perubahan 2021 ke DPRK Abdya

Wabup Abdya Muslizar MT menyerahkan berkas KUA-P dan PPAS-P tahun 2021 kepada DPRK Abdya

AKURATNEWS, Abdya | Wakil Bupati Abdya Muslizar MT menyerahkan rancangan Kebijakan Umum Anggaran Perubahan (KUA-P) dan rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) tahun anggaran 2021 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya pada rapat paripurna, di gedung DPRK setempat, Desa Keude Paya Kecamatan Blangpidie, Selasa (7/9).

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Abdya Nurdianto dengan pedoman protokol kesehatan dihadiri unsur Forkopimda, Sekdakab Abdya Drs. M Thamrin, para anggota Dewan, para Kepala SKPK, dan jajaran Camat, Kades dalam Kabupaten Abdya.

Dalam kesempatan tersebut, Muslizar mengatakan, rancangan KUA-P dan PPAS-P Tahun 2021 disusun dengan pendekatan kinerja yang berpedoman pada prinsip efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan azas keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat.

Dalam merencanakan program dan kegiatan, Muslizar menegaskan, harus ada sinkronisasi dan keterpaduan satu sama yang lain agar tidak terjadi duplikasi anggaran dan tumpang tindih kewenangan.

Wabup Abdya menguraikan, Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 948.776.055.425, mengalami penurunan menjadi Rp. 940.202.224,814. Sementara belanja APBK Tahun Anggaran 2021 semula sebesar Rp. 1.036.931.604.914 meningkat menjadi Rp. 1.054.574.708.177.

Rencana Pembiayaan Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2021 mengalami perubahan, rancangan ini terdiri dari Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp. 94.155.549.489 meningkat menjadi Rp. 119.872.483.363. Pengeluaran Pembiayaan Tahun 2021 semula Rp. 6.000.000.000 mengalami pengurangan menjadi Rp. 5.500.000.000, dan terakhir Pembiayaan Netto setelah perubahan sebesar Rp. 114.372.483.363.

"Gambaran angka-angka di atas ini merupakan kerangka acuan untuk dibahas dan disepakati bersama, untuk selanjutnya menjadi dasar penyusunan Rancangan APBK Perubahan Tahun Anggaran 2021," tandas Wabup.

Pantauan, jalannya Rapat paripurna ini sempat terkendala dengan insiden mati lampu (listrik) karena adanya pemadaman bergilir dari PLN. Kendala ini juga diperparah dengan rusaknya pendukung mesin genset milik DPRK.

Sebagian pihak menyayangkan ketidaksiapan pihak penyelenggara. Mereka berharap, dalam hal ini Sekretaris Dewan, harus selalu siap mendukung setiap agenda penting yang digelar di DPRK, karena pada esensinya kesemua agenda itu bermuara untuk kepentingan rakyat.

Penulis:

Baca Juga