Musyawarah Besar Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya Momentum Sebagai Gerakan Revolusi Kaum Muda

Jakarta, Akuratnews.com - Sejarah mencatat, Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (KAMSRI) dimulai dari dorongan kelompok muda yakni mahasiswa Sumbagsel (Sumatera Bagian Selatan) yang ada di ibu kota tahun 1983. Manifestasi kaum muda intelektual sangat nyata dalam organisasi ini, dalam acara diskusi.

Dialog yang dimulai dari ruang-ruang diskusi hingga bentuk nyata berkontribusi bagi sumbagsel.

"Suatu proses sejarah yang tidak boleh,kita lupakan oleh sekelompok pemuda yang ingin berkarya dan ingin belajar," ujar Candra Andika, Jumat (23/02/18).

Candra menambahkan, KAMSRI mempunyai peran penting dalam memberikan kontribusi bagi daerah ke depan, artinya harapan KAMSRI ada ditangan pemuda yang memiliki kepedulian nyata, berkontribusi nyata, dan mau terlibat langsung dalam melawan ketidakadilan baik di ranah pemerintah daerah atau pun nasional.

"Kaum muda KAMSRI sebenarnya sudah tidak diragukan lagi kiprahnya karena organisasi ini mencatat, bahwa anak muda mampu membuat perubahan dalam tubuh organisasi sewaktu awal pendiriannya sampai saat ini," tegas Candra dengan semangat muda.

Candra Andika menilai, bahwa banyak pihak yang saat ini ragu dengan peran pemuda dalam kepemimpinan KAMSRI sebagai organisasi berhimpun dan berkarya generasi muda Sriwijaya.

"Padahal, peran pemuda melalui wadah organisasi KAMSRI itu, dapat memberikan kontribusi nyata bagi Sumbagsel apalagi mengacu kepada sejarah untuk apa KAMSRI didirikan pada tahun 1983, dimana kita harus bisa mengembalikan marwahnya," kata pemuda Jambi ini dengan nada lugas.

Candra Andika salah seorang putra Jambi yang aktif diberbagai organisasi yang salah satunya organisasi mahasiswa Jambi di Jabodetabek serta perkumpulan aparatur pemerintah desa yang dalam kearifannya dia memiliki berbagai posisi penting seperti ketua umum.

Sementara itu, Brigadir Jendral Syaril Nursal (Kepala Kasispima Polri)  dan Zainal Abidin SH.MH (Ketua umum Masyarakat Jambi Jakarta) saat dihubungi menyampaikan, bahwa benar posisi Candra merupakan anak muda yang telah menorehkan sejarah di pergerakan mahasiwa Jambi karena Candra bukan hanya orang yang mampu menawarkan konsep namun juga orang yang mampu mengaplikasikan konsep dalam bentuk aplikasi dan kontribusi nyata.

"Candra saat ini sedang mengaplikasikan konsep Festival Kerinci yang bertaraf Internasional dalam manggalang dukungan semua pihak," tutup Brigadir Jendral Syaril Nursal. (Dms)

Penulis:

Baca Juga