Negosiasi Perang Dagang AS – China Alami Kemajuan

Cina membalas kenaikan tarif yang dilontarkan AS dalam perang Dagang terbaru.
Cina membalas kenaikan tarif yang dilontarkan AS dalam perang Dagang terbaru.

Jakarta, Akuratnews.com - Pemerintah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping tengah melakukan negosiasi untuk mencari solusi perang dagang kedua negara yang berlangsung sejak kemarin di Beijing China. Dikabarkan ada kemajuan dan peluang win-win solution.

‘Dunia Global menantikan hasil perndingan itu yang berharap- harap cepam dapat diselesaikan karena tren perekonomian dunia tengah terimbas perang dagang alias proteksionisme itu’, ujar para pengamat.

Dalam perang dagang itu, AS menerapkan Bea Masuk atas impor asal China sebesar $ 200 miliar, ditetapkan akan naik menjadi 25 persen dari 10 persen jika tidak ada kesepakatan pada 1 Maret, seperti ditrargetkan Trump.

Dari area pertemuan di Kota Shanghai, China, menurut Media pemerintah Cina, Sabtu (16/2/2019), menyatakan optimisme akan dicapai kesepakatan.

Namun sangat berhati-hati atas pembicaraan perdagangan antara AS- China, sehari setelah Presiden Xi Jinping mengatakan satu minggu pembicaraan telah menghasilkan kemajuan “langkah demi langkah”, lapor media.

Xi membuat komentar pada pertemuan hari Jumat dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin di Beijing, setelah seminggu pembicaraan tingkat senior dan para wakilnya.

People’s Daily, makalah resmi Partai Komunis yang berkuasa, mengatakan dalam komentarnya bahwa pertemuan Xi dengan para perunding AS telah menegaskan kemajuan yang dicapai dalam pembicaraan sebelumnya.

‘Menyuntikkan dorongan baru ke tahap selanjutnya dalam pengembangan hubungan perdagangan Tiongkok-AS’, lapornya.

‘Pembicaraan telah membuat kemajuan penting’ untuk putaran negosiasi berikutnya di Washington minggu depan’, kata surat kabar itu dalam edisi domestiknya.

‘Diharapkan bahwa kedua belah pihak akan mempertahankan momentum yang baik dari konsultasi saat ini dan berusaha untuk mencapai kesepakatan dalam batas waktu yang ditentukan’, katanya.

Dalam edisi luar negerinya, People’s Daily mengatakan, “zero-sum thinking dan permainan di mana Anda kalah dan saya menang hanya bisa membuat kerugian bagi keduanya. Hanya atas dasar saling menghormati dan perlakuan yang sama, melalui dialog dan konsultasi, kita dapat menemukan solusi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. “

Editorial berbahasa Inggris di Global Times, yang diterbitkan oleh People’s Daily, mengatakan berita bahwa China telah berkonsultasi pada teks nota kesepahaman “menunjukkan kedua pihak telah membuat kemajuan yang belum pernah terjadi sebelumnya.”

“MOU dan pembicaraan minggu depan keduanya menunjukkan bahwa negosiasi perdagangan China-AS yang tampaknya tak berujung, seperti maraton, sedang melakukan sprint terakhir,” katanya.

Koran-koran memperingatkan bahwa perjanjian apa pun harus demi kepentingan Amerika Serikat dan Cina.

“Masih ada kendala yang harus diatasi, dan tidak seorang pun harus meremehkan betapa menakutkannya tugas yang dihadapi kedua pihak untuk menyelesaikan semua perbedaan yang telah lama ada di antara mereka dalam satu sapuan bersih,” kata harian resmi China Daily berbahasa Inggris dalam sebuah tajuk rencana. (Red)

Penulis:

Baca Juga